Aniaya Terduga Pencuri Motor hingga Tewas, Tiga Warga Garut Ditangkap Polisi

aniaya-terduga-pencuri-motor-hingga-tewas-tiga-warga-garut-ditangkap-polisi-1

Merdeka. com berantakan Tiga orang pria di Garut ditangkap aparat kepolisian resor Garut. Ketiganya ditangkap sebab diduga melakukan penganiayaan kepada salah seorang yang diduga melakukan tindak pidana pencurian.

Tiga karakter yang ditangkap diketahui berinisial AK, FZ, dan DN, sedangkan terduga pelaku penyamunan yang menjadi korban penganiayaannya berinisial BH.

“Aksi penganiayaan ini berasal pada Kamis (20/5). Era itu, BH diduga melaksanakan tindak pidana pencurian di wilayah Kecamatan Cisurupan Kabupaten Garut. BH ini diduga mencuri motor salah seorang warga bernama Iwan, ” kata Kasat Reskrim Polres Garut, AKP M Devi Farsawan, Sabtu (22/5).

Saat itu, dijelaskan Devi, Iwan yang sedang memarkirkan motor miliknya tiba-tiba diserang oleh BH. Karena takut, ia pun tepat lari meninggalkan motor.

“Motor milik Iwan langsung didorong oleh karakter itu (BH), ” jelasnya.

Saat BH sedang mendorong motor, warga yang mengetahui langsung melacak dan berhasil menangkapnya. Saat tertangkap itulah aksi berperan hakim sendiri terjadi. BH menjadi bulan-bulanan warga yang geram.

Anggota Polsek Cisurupan yang mengetahui insiden tersebut langsung menyembunyikan BH dari amukan massa. Kepolisian pun langsung mendatangkan ke puskesmas karena mengeluhkan sakit, dan pada Jumat BH kemudian meninggal negeri.

Aksi penganiayaan warga, sempat terekam kamera salah seorang warga yang ada di sekitar letak kejadian. Video tersebut pula menyebar di media baik dan aplikasi perpesanan.

Dalam video dengan berdurasi 26 detik, BH yang saat itu sedang dibawa menggunakan motor oleh warga lainnya, tampak dipukuli oleh sejumlah warga. Tak hanya itu, BH makin dijatuhkan dari motor serta kemudian dipukuli dan ditendangi oleh warga lainnya had terkapar.

Wafatnya BH, rupanya tidak diterima oleh pihak keluarga jadi kemudian membuat laporan polisi. Saat ini, perkara penyamunan yang diduga dilakukan BH ditangani oleh Polsek Cisurupan, sementara kasus penganiayaannya sebab Satreskrim Polres Garut.

Kepolisian, setelah menerima laporan dari keluarga BH langsung melakukan penyelidikan dan menangkap tiga orang dengan diduga menjadi pelaku pengeroyokan. “Tersangka kami amankan Jumat malam. Ketiganya saat ini ditahan di sel Mako Polres Garut, ” logat Devi.

Para-para pelaku penganiayaan, disebut Devi, dijerat pasal 351 junto 170 KUHP tentang Pemerasan dan Pengeroyokan. Mereka terancam kurungan penjara maksimal 12 tahun penjara.

Dengan adanya kejadian itu, Devi mengimbau agar masyarakat tidak melakukan aksi sebangun. “Kami dari pihak kepolisian mengimbau agar masyarakat tidak main hakim sendiri, ” tutup Devi. [gil]

Related Post