Anis Matta Minta Kader Gelora Tidak Tidur Demi Menangkan Pradi-Afifa dalam Depok

Anis Matta Minta Kader Gelora Tidak Tidur Demi Menangkan Pradi-Afifa dalam Depok

Merdeka. com – Pemimpin Umum Partai Gelora Anis Matta melakukan konsolidasi pemenangan pasangan Pradi Supriatna-Afifah Alia di Depok. Anis meminta kadernya bekerja keras dalam menit akhir kampanye.

“Tapi kita bekerja keras serasi dengan pembagian tugas sebagai perserikatan besar partai pendukung Pradi-Afifah. Hendaknya pada 9 Desember kita mau menyaksikan lahirnya pemimpin baru buat Kota Depok, ” katanya, Sabtu (5/12).

Anis apalagi meminta kadernya menghilangkan tidurnya. Kader Partai Gelora diminta melaksanakan apa yang sudah direncanakan hingga 9 Desember nanti.

“Saya hanya berharap pada sisa 3 atau empat hari terakhir ini, hilangkan dulu tidurnya, kerja berpenat-penat semuanya. Lakukan apa yang semua sudah kita rencanakan sampai pencobalosan pada 9 Desember mendatang, ” ungkapnya.

Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ) itu juga meminta agar jangan ada yang golput. Kemudian Anis mengingatkan biar jangan terbuai dengan kemenangan sejak hasil survei.

“Jangan merasa menang walaupun di survei sudah menang. Kita tidak boleh lengah karena survei ini cuma membantu kita memahami situasi di akhirnya yang menentukan itu adalah TPS. Di TPS dimana kita bertanggung jawab kita harus memimpin pasangan Pradi-Afifah karna ini merupakan koalisi besar dan teman kita jauh lebih besar, tapi ada kewajiban kita memenuhi tanggung jawab kita tanpa kekurangan dan kalau bisa melakukan sesuai apa yang lebih dari tanggung jawab kita, ” paparnya.

Anis juga mengatakan, Partai Gelora memiliki gaya riil di lapangan. Dia sudah melakukan kunjungan di masa Pilkada.

“Nilai kekuatan rill kita di lapangan harus kita buktikan pada Pilkada Kota depok. Saya berkeliling pada masa Pilkada. Insya Allah di tempat yang kita kunjungi ini, kita hendak memenangkan calon yang kita bawa, ” kata Anis.

Struktur Parta Gelora sudah terbentuk di 34 provinsi dan 509 kabupaten/kota dari 514 kabupaten/kota ataupun 99 persen. Untuk lima kabupaten/kota yang belum terbentuk ditargetkan sempurna pada Desember 2020 sehingga sistem DPD menjadi 100 persen.

“Sedangkan dari kecamatan, Alhamdulillah dari 7. 230 kecamatan, wujud kita sudah ada di 4. 554 kecamatan. Insya Allah ini menjadi 100 persen pada April yang akan datang, ” tukasnya.

Menurutnya, Depok menjadi contoh target pemenuhan struktur. Banyak kemajuan yang diraih pada pilkada 2020. Dia pun mengajak semua kadernya bekerja keras di era terakhir masa kampanye.

“Tapi kita bekerjakeras sesuai secara pembagian tugas sebagai koalisi besar partai pendukung Pradi-Afifah. Semoga pada 9 Desember kita akan menyaksikan lahirnya pemimpin baru untuk Praja Depok. Tadi kalau kita melihat wajah Afifah tampil disini auranya auara menang, ” pungkasya. [rnd]

Related Post