Belajar dari Pandemi, Pemerintah Bakal Terapkan 4 Hal Ini Agar Ekonomi RI Kuat

Belajar dari Pandemi, Pemerintah Bakal Terapkan 4 Hal Ini Agar Ekonomi RI Kuat

Merdeka.com – Pandemi Virus Corona membuat pemerintah harus meninjau kembali penyusunan anggaran belanja dan strategi penerimaan negara agar kontraksi ekonomi tidak terlalu besar. Momentum ini juga menjadi pembelajaran dalam menjalankan roda perekonomian di masa mendatang.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu mengatakan, pandemi Virus Corona menjadi pembelajaran penting dalam mendesain kebijakan fiskal. Setidaknya ada 4 yang harus menjadi perhatian ke depan.

“Ke depan pembelajaran penting untuk fiskalnya, pertama memperkuat sektor yang lemah, khususnya kesehatan harus diperbaiki untuk siap menghadapi guncangan apapun,” ujar Febrio dalam diskusi online, Jakarta, Jumat (24/7).

Kedua, perlu adanya penguatan jaring pengaman sosial untuk menjaga agar 30 hingga 40 persen rakyat termiskin bisa terlindungi. “Pemerintah melihat urgensi Jaring pengaman sosial dan ini jadi buffer masyarakat paling rentan terutama 30 hingga 40 persen termiskin,” ujar Febrio.

Kemudian, ketiga, pemerintah juga akan terus melakukan reformasi pendidikan terutama mempercepat penyesuaian kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dengan teknologi terkini. “Lalu kita akan lakukan terus reformasi di pendidikan dan mempercepat SDM dengan teknologi saat ini,” jelasnya.

Di sisi lain, pemerintah juga akan meninjau Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD). Serta mengadaptasi jalur konsep Zero Base Budgetting dalam menyusun anggaran belanja.

“Keempat kita akan meninjau TKDD dan kita harapkan perekonomian di daerah cepat. Budgeting kita mengarahkan penganggaran pemerintah yang mengadaptasi jalur Zero Base Budgedting. Diharapkan dengan konsep ini program di tahun tersebut produktif dan diprioritaskan,” tandasnya. [azz]

Related Post