Bulai Pembuat Video Porno pada Bali Ditangkal Masuk Indonesia

bule-pembuat-video-porno-di-bali-ditangkal-masuk-indonesia-1

Lepas. com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan PEDOMAN (Kemenkumham) Bali Jamaruli Manihuruk memaparkan, dua dari empat Warga Negara Asing (WNA) yang membuat video pesta seks di Bali sudah meninggalkan Indonesia. Dua yang lain belum diketahui keberadaannya.

Kedua bule dengan sudah diketahui identitasnya bertanda Kevin dan Celine. “Jerman dua-duanya, apa itu pasangan suami-istri atau pasangan (kekasih) kita tidak tau, ” kata Jamaruli di Denpasar, Bali, Jumat (4/6).

Namun, Jamaruli memiliki informasi bahwa keduanya sudah meninggalkan Indonesia. “Tadi suangi saya dapat data dengan terbaru (dua WNA) sudah berangkat tanggal 8 (Mei) ternyata. Dicari nama di pesawat ternyata ada dia. Jadi duanya Kevin dan Celine sudah berangkat, ” jelasnya.

Dua bule asal Jerman itu keluar dari Indonesia meniti Bandara Internasional Soekarno Hatta pada Sabtu (8/5). Keduanya masuk Bali pada simpulan April atau awal Mei 2021. Mereka diduga berniat datang ke Bali untuk membuat video porno.

Saat meninggalkan vila, mereka tidak melapor atau pamit ke pemiliknya. “Karena pemilik vila masuk ke sana sudah kosong. Jadi, perkiraan keluar dari vila tanggal 7 (Mei). Sebab mereka tidak lapor tepat ke Jakarta dan menuju keluar, ” jelasnya.

Dia mengatakan, secara kaburnya dua bule tersebut, pihaknya akan melakukan cara tangkal atau blacklist pada mereka agar tidak bisa masuk ke Indonesia semasa 6 bulan atau satu tahun.

“Paling kita coba lakukan di dalam daftar tangkal atau blacklist. Sehingga, mereka tidak bisa masuk lagi ke Nusantara. Kalau memang dia ke sini, kita usir, ” ujar Jamaruli.

Sementara itu, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati atau Cok Ace menanggapi kasus video porno yang dibuat pada Bali. Menurutnya, peristiwa tersebut memang dampak negatif sejak pariwisata. Namun, dia meminta pelaku ditangkap supaya memanifestasikan efek jera.

“Masalah seperti itu hasil negatif daripada pariwisata serta selalu terjadi hal tersebut. Kita hanya bisa memberikan efek jera. Kalau kita bisa tangkap orangnya, biar tidak terulang lagi dalam masyarakat, ” kata Cok Ace di Denpasar, Bali, Jumat (4/6).

Saat ditanya strategi biar wisatawan asing yang pegari ke Bali lebih bernas. Pihaknya mengatakan, turis harus mendapat penjelasan soal pembatasan apa saja ketika masyarakat asing berlibur di Pulau Dewata.

“Di mana-mana terjadi seperti itu. (Kita) memberikan penjelasan larangan-larangan. Sebenarnya di mana-mana tersebut terjadi dan (kebetulan) tersebut ketahuan, ” ujarnya.

Dia pun mengimbau kepada warga asing yang berlibur ke Bali agar taat dan menghormati etika dan tali peranti yang ada di Bali. “Iya setia kepada etika-etika yang kita pegang di Bali, ” ujar Cok Ace.

Seperti diberitakan, konten video pesta seks ataupun porno berdurasi pendek beredar di media sosial. Dalam adegan itu, diperankan empat bule dan satu karakter lokal di sebuah vila di Bali.

Di media sosial, tidak hanya satu, terdapat kurang video berdurasi pendek yang diunggah dan tersebar di media sosial. Video pesta seks yang mereka buat diunggah di akun tiktok @itskevandceli milik pasangan kesayangan Kevin dan Celina, lalu disebar juga melalui akun Twitter @kevandcelifree.

Di akun Twitter @kevandcelifree, terlihat beberapa video diunggah yang berlokasi di anglung Umalas, Kerobokan Kuta Melahirkan, Kabupaten Badung, Bali. [yan]

Related Post