Curi Batangan Besi Baja Senilai Rp30 Juta, Pemborong Order di Bali Ditangkap Petugas

curi-batangan-besi-baja-senilai-rp30-juta-pemborong-proyek-di-bali-ditangkap-polisi-1

Lepas. com – Kepolisian Polsek Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali, menangkap seorang pria bernama I Made Pariana (43) yang melakukan pencurian 10 batang besi baja seberat satu, 5 ton.

“Modusnya, mengambil barang dengan mudah dan mengangkutnya dengan mobil pickup milik pelaku, ” kata Kasubag Humas Polres Badung, Iptu Ketut Gede Oka Bawa, Jumat (7/5).

Peristiwa tersebut, terjadi pada Sabtu (1/5) lalu, sekitar memukul 13. 00 Wita, pada rumah korban bernama I Komang Widiarta yang berlokasi di Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali.

Saat itu, pada Sabtu (1/5) semrawut, sekitar pukul 10: 00 Wita, korban meminta tolong kepada pelaku untuk mencari tukang las besi supaya mengerjakan rumah korban. Korban diketahui dengan pelaku adalah rekan bisnis.

Selanjutnya, pelaku mengajak saksi bernama Bapak Edi dan langsung bekerja di panti korban untuk pengerjaan periode besi tersebut. Kemudian, dalam Senin (3/5) korban ditelepon oleh tukang besi ataupun saksi bahwa besi itu diambil oleh pelaku akan tetapi tanpa sepengetahuan korban.

Namun, saksi menyangka bahwa antara korban dengan pelaku sudah koordinasi masalah besi tersebut. Kemudian, tukul diangkut oleh pelaku meminta bantuan saksi ke mobil pickup-nya sendiri.

Selain itu, pelaku diketahui adalah seorang pemborong rencana dan mengambil besi itu untuk dibawa ke tempat proyeknya sendiri di provinsi Gianyar, Bali.

“Adapun besi yang jatuh sebanyak 8 batang besi baja WF 200 & 2 batang besi WF 150. Atas kejadian itu, korban melaporkannya ke Polsek Abiansemal, ” imbuhnya.

Lewat laporan tersebut, pihak kepolisian langsung mendatangi TKP dan melakukan olah TKP dan pengumpulan pelajaran keterangan dari korban serta saksi. Kemudian, berhasil menangkap pelaku di rumahnya dalam Jalan Angsoka Selatan, Ubung, Denpasar Utara, Denpasar.

“Untuk total kesialan Rp30 juta. Yang bersangkutan (dikenai) Pasal 362 Jo 64 KUHP dengan kejahatan penjara paling lama 5 tahun, ” ujar Iptu Oka. [bal]

Related Post