Dianggap Tak Patuh Keputusan Partai Terkait Pilkada, Ketua DPD PAN Sleman Dicopot

Dianggap Tak Patuh Keputusan Partai Terkait Pilkada, Ketua DPD PAN Sleman Dicopot

Merdeka. com – Iklim politik di internal DPP PAN Kabupaten Sleman jelang Pilkada 2020 bergejolak. Ketua DPD PAN Kabupaten Sleman, Sadar Narima dicopot lantaran jabatannya dan digantikan oleh pengelola tugas (Plt) Respati Agus Sasongko.

Keputusan pencopotan Ingat ini itu berdasarkan SK No: PAN/A/Kpts/KU-SJ/220/VII/2020 tentang pengangkatan Respati Agus Sasangko sebagai Plt Ketua DPD PAN Sleman Periode 2015-2020. SK ini ditandatangani oleh Ketua Ijmal PAN Zulkifli Hasan dan Sekjen PAN Eddy Soeparno pada 30 Juli 2020.

Spesialis Bicara PAN, Mujiono mengatakan kalau dari surat keputusan DPP PAN ada sejumlah pertimbangan kenapa Sadar dicopot dari jabatannya. Sadar dicopot karena dinilai tidak tunduk secara keputusan DPP PAN terkait bahan yang diusung partai berlambang matahari ini di Kabupaten Sleman.

Mujiono menyebut bahwa seluruh kader PAN harus taat & patuh kepada keputusan dari DPP. Termasuk terkait dengan Pilkada.

“Setelah adanya SK Plt hari ini, diharapkan seluruh pengelola di DPD PAN menaati SK DPP PAN terkait Plt serta Pasangan Cabup dan Cawabup yang diusung oleh PAN, ” rata Mujiono, Kamis (20/8).

Sementara itu Plt Ketua DPD PAN Kabupaten Sleman, Respati Agus Sasongko mengungkapkan bahwa ada sebanyak tugas yang dibebankan kepadanya sebagai Plt. Diantaranya adalah segera menyelenggarakan musyawarah daerah dan memenangkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati di Pilkada Sleman.

“Tugas utama saya sebagai Plt adalah melakukan konsolidasi di internal partai. Kemudian mengamankan SK DPP PAN terkait Pilkada Sleman dengan target menenangkan pasangan yang diusung PAN, yaitu Kustini Sri Purnomo-Danang Maharsa, ” ungkap Respati.

Meskipun dicopot dari bagian sebagai Ketua DPD PAN Kabupaten Sleman, lanjut Respati, Sadar Narimo tidak dikeluarkan dari PAN. Letak Sadar, kata Respati, tetap kader PAN dan Anggota DPRD DIY dari Fraksi PAN. [ded]

Related Post