Dinkes DKI Kebut Vaksinasi Jumlah Kedua untuk Usia 12-17 Tahun

dinkes-dki-kebut-vaksinasi-dosis-kedua-untuk-usia-12-17-tahun-1

Merdeka. com – Dinas Kesehatan tubuh DKI Jakarta menggenjot vaksinasi dosis satu dan perut khususnya bagi remaja piawai 12-17 tahun guna memajukan kekebalan kelompok dan membantu Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.

“Kami akan melakukan penyisiran buat mengejar capaian dosis satu dan dua bagi sasaran remaja, ” kata Besar Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti di Jakarta, Kamis (16/9) seperti dikutip dari Antara.

Menurut nya, untuk mempercepat vaksinasi penuh dua dosis, pihaknya menambahkan kuota vaksinasi dengan pendaftaran melalui aplikasi Jakarta Kini (JaKi) dosis dua sedikitnya 250 orang per keadaan per kecamatan.

Selain itu, Puskesmas serta RSUD juga membuka penyajian vaksinasi Covid-19 pada hari libur yakni Sabtu & Minggu dengan pilihan tanda bervariasi termasuk pelaksanaan di dalam sore dan malam keadaan.

Di DKI Jakarta terdapat ada 290 Puskesmas kelurahan dan 44 Puskesmas kecamatan. Berdasarkan keterangan Dinas Kesehatan DKI melalaikan laman corona. jakarta . go. id, mulai 16 September 2021 dengan diakses pukul 13. 30 WIB, realisasi vaksinasi dosis satu untuk remaja menyentuh 671. 535 orang dan dosis dua mencapai 514. 646 orang.

Sementara itu, per Agustus 2021 jumlah warga berusia 12-17 tahun di DKI mencapai 795. 612 orang yang menjadi sasaran vaksinasi.

Selain membidik remaja, imbuh dia, DKI juga menggenjot vaksinasi buat pendidik, tenaga kependidikan, umum rentan yakni ibu berisi, ibu menyusui, penyandang disabilitas dan lainnya.

“Kami juga akan tetap memastikan cakupan dosis 3 untuk SDM kesehatan di wilayah dengan melakukan penyisiran pada semua fasyankes (fasilitas pelayanan kesehatan), ” imbuhnya.

Sebelumnya, Pemangku Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebutkan bahwa Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Jakarta berjalan secara baik.

Meski begitu, Riza meminta semua sekolah termasuk para pengasuh, orang tua dan muridnya sendiri untuk patuh & taat pada aturan serta disiplin melaksanakan protokol kesehatan.

“Nanti dilihat ya, yang melanggar tentu diberi sanksi, tentu yang lain yang patuh & disiplin tetap berjalan bagaikan biasanya, ” ucapnya.

Adapun jumlah sekolah yang menerapkan PTM terbatas di Jakarta mencapai 610 sekolah. [bal]

Related Post