enam Tahun Beraksi, Residivis Pencuri Mesin Kembali Ditangkap Polisi

enam Tahun Beraksi, Residivis Pencuri Mesin Kembali Ditangkap Polisi

Merdeka. com – Penjara tidak membuat RD (30), pelaku spesialis pencurian sepeda motor ini kapok. Setelah 7 tarikh lalu bebas, dia kembali melancarkan aksi pencurian sepeda motor bersama rekannya RA (25) dengan membidik kendaraan roda dua tanpa berpengaman ganda.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan, kedua tersangka telah beraksi selama 6 tahun. Dalam sehari, kedua tersangka sedikitnya sanggup menggasak 2 sampai 3 roda motor dan dalam satu bulan rata-rata berhasil mencuri 15 roda motor.

“Para simpulan sudah 6 tahun beraksi, telah 72 bulan dan ada kira-kira 1080 motor yang sudah dicuri. Motor hasil tindak kejahatan dijual para tersangka seharga Rp 2-3 juta, ” kata Kapolres Kota Tangerang, Kombes Pol Ade Ary dalam konferensi pers di Polresta Tangerang, Rabu (9/9).

Dijelaskan Kapolres, kedua tersangka tersebut, beraksi di wilayah Tangerang Raya, Jakarta , datang ke wilayah Serang, Banten. Pada melancarkan aksinya, para tersangka cuma membutuhkan waktu 3 detik, buat merusak dan menjebol kunci kontak kendaraan untuk langsung dibawa samar-samar.

“Sasaran para tersangka adalah sepeda motor yang diparkir tanpa pengawasan, apalagi tanpa bunga kunci pengaman, ” ujar Kapolres.

Ade juga mengimbau masyarakat untuk tidak membeli instrumen tanpa surat resmi, sebab elok diduga sepeda motor tanpa surat-surat tersebut, merupakan hasil kejahatan.

“Yang membeli juga mampu dikenakan pidana karena menadah atau membeli kendaraan hasil curian, ” jelas dia

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 363 KUHP dengan intimidasi hukuman di atas 5 tahun penjara. Saat ini kedua tersangka masih terus diperiksa secara intensif guna mengungkap sindikat dan mencari barang bukti sepeda motor lainnya.

“Kasus masih awak kembangkan untuk mencari barang tanda lain, ” ujar dia. [gil]

Related Post