four Napi Asimilasi di Medan Beraksi Lagi, 1 Ditembak Mati

four Napi Asimilasi di Medan Beraksi Lagi, 1 Ditembak Mati

Merdeka. com – Empat napi yg belum lama dibebaskan dalam system asimilasi terkait pandemi Covid-19 kembali beraksi melakukan penjambetan di Medan. Mereka pun ditangkap lagi, seorang di antaranya bahkan ditembak mati.

Tersangka yang ditembak mati yakni Andri Pratama Siregar alias Letoy (29), warga Kelambir V Gang Keluarga, Deli Serdang. Tiga rekannya yang diringkus masing-masing Sabarullah (25), warga Jalan Benteng Lorong Sederhana; Erwin Syahputra (24), warga Jalan Kelambir V Garapan; dan Galuh Pamungkas (22), warga Jalan Binjai Km 9, 1.

“Keempat tersangka terkait merupakan komplotan begal yang kerap beraksi di Kota Medan. Mereka kembali melakukan aksi penjambretan sesudah bebas pada April 2020 lalu, ” kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko di Mapolrestabes Medan, Selasa (16/6).

Andri diduga sebagai otak pelaku aksi penjambretan ini. Dia bahkan diketahui sudah tiga kali dipidana, sekali dalam perkara narkotika lalu 2 kali dalam perkara penjambretan.

Keempat tersangka disergap setelah pihak kepolisian menerima laporan aksi kejahatan di wilayah Medan Baru pada Selasa (9/6) lalu Medan Sunggal pada Jumat (12/6). Saat menjambret di Medan Baru, aksi kawanan ini terekam kamera. Mereka merampas tas seorang ibu yang tengah berdiri di samping mobilnya yang sedang diperbaiki, dikarenakan ban kendaraan itu robek.

Polisi yang menyelidiki tindak kriminal tersebut mendapat informasi para pelaku sedang berkumpul di Jalan Sei Batang Hari. Keempatnya langsung disergap di sana, Sabtu (13/6). “Saat petugas hendak menangkap tersangka Letoy, salah seorang petugas kita mendapatkan perlawanan dan terkena sabetan senjata tajam. Karena melawan, tersangka Letoy diberi tindakan tegas terukur hingga akhirnya meninggal dunia, ” tegas Riko.

Petugas mengamankan barang bukti berupa 3 unit sepeda motor, tas ransel, laptop, dompet, charger, uang Rp 150. 500, hard disk dan 4 schutzhelm dari para tersangka. Mereka juga masih memburu seorang tersangka pelaku lainnya, RH alias Joker. [ded]

Related Post