IMJ Sebut Akustik di Pesona Square Sudah Sesuai Protokol Kesehatan

Merdeka. com – Pendiri Institut Irama Jalanan (IMJ) Andi Malewa mengutarakan saat mengisi acara di Pukau Square di Jalan Juanda Depok sudah sesuai dengan prosedur aturan kesehatan yang berlaku. Misalnya mematuhi masker untuk seluruh anggota dengan manggung saat itu hingga menjaga jarak fisik.

“Bahkan saya kalau k IMJ betul-betul menerapkan protokol. Bawa hand sanitizer, masker dan jaga jarak. Secara protokol kesehatan udah dijalankan, ” kata Andi ketika ditemui pada Markas IMJ, Selasa (23/6).

Bahkan untuk menghindari adanya penyebaran virus melalui uang tunai yang dimasukkan dalam kotak apresiasi, maka IMJ menyediakan fasilitas QR code untuk donasi. “Kita memakai QR code. Kan katanya mampu lewat uang juga (penyebaran virus), makanya kami sediakan QR code untuk donasi, ” tambahnya.

Dia juga membantah kalau akukstik yang digelar saat reopening Kamis (18/6) adalah acra konser musik. Alasannya, kata Andi tak ada bangku untuk penonton pada depan panggung. Yang ada hanya pameran kasur.

“Karena depan panggung ada pameran kasur, jadi memang ngga ada dipan untuk penonton. Petugas ini nyuruh orang jalan kalau ada karakter berhenti untuk ambil gambar, ” tegasnya.

Dia selalu menjelaskan bahwa saat itu, pihaknya baru melakukan cek sound. Yang mana saat itu ada lima orang anggota IMJ yang merupakan tunanetra. “Tidak ada konser. Cuma satu kelompok lima orang, cek sound. Satpol datang setelah kita muncul udah bubar, kita mikir daripada lebih kisruh dan nama IMJ hancur jadi kita semua mendarat panggung. Yaudah saya rapihkan metode dan pulang, pas kita ke depan Satpol PP datang, ” tukasnya.

Para teman-teman IMJ pun mengaku kaget kala musik dihentikan. Pengelola menuturkan bahwa ramai beredar kalau itu adalah konser musik.

“Saya bingung konser darimana? Teman-teman IMJ sepanjang main sampai selesai ada polisi . Polisi pula bingung karena ngga ada pesta, ” katanya.

Andi menuturkan bahwa saat itu baru saja memainkan dua lagu. Dikatakan Andi bahwa kerjasama IMJ dengan Pesona Square dimulai semenjak tahun 2019.

“Dan tahun 2019 saya menjalin hubungan dengan trial program. Diawal awal kemarin IMJ diundang untuk muatan musik dan ada pembagian doorprize pengunjung, ” tutupnya.

Sebelumnya, Pesona Square menggelar akustik pada pembukaan kembali setelah pandemik. Ketika dikonfirmasi, pihak pengelola menyuarakan acara kemarin bukan konser irama. Melainkan hanya acara akustik natural.

“Adanya akustik berhubungan IMJ bukan merupakan konser luhur yang bisa mengundang masyarakat hadir menjadi berkerumunan, melainkan hanya resmi penghantar untuk pembagian merchandise kepada 20 customer setia kami dengan datang pertama ke Pesona Square, setelah selesai pembagian merchandise, akustik pun berhenti, ” kata Manager Marketing Pesona Square, Irfan Aziz.

Dia menjelaskan, saat reopening kemarin pihaknya memberikan catatan kepada 20 loyal customer prima yang datang ke Pesona Square. “Selama acara pembagian hadiah tersebut, atrium utama di meriahkan oleh iringan lagu persembahan dari IMJ (Insistut musik jalanan) yang tampil atraktif. Protokol kesehatan untuk menyekat Covid-19 tetap ditegakkan sehingga atrium utama tetap tidak ada kelompok pengunjung dan selalu menjaga senggang minimal 1, 5-meter dengan yang lain, ” pungkasnya. [gil]

Related Post