Jelang Pilkada Ulang Sabu Raijua 7 Juli, KPU Kirim Logistik ke Pulau Terluar

jelang-pilkada-ulang-sabu-raijua-7-juli-kpu-kirim-logistik-ke-pulau-terluar-1

Merdeka.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT) selaku penyelenggara Pemungutan Suara Ulang (PSU), mulai mendistribusikan logistik ke pulau terluar.

Distribusi dilakukan menjelang PSU yang akan digelar Rabu (7/7) nanti. Logistik dikirim dari Pelabuhan Seba ke pelabuhan Namo di Pulau Raijua.

Juru Bicara KPU Sabu Raijua, Daud Pau mengatakan, logistik dan alat pelindung diri didistribusikan lebih dahulu ke lokasi terjauh menggunakan perahu motor.

“Kemarin, Minggu (4/7) siang pukul 13.00 Wita, kita sudah distribusikan ke Pulau Raijua menggunakan perahu motor,” jelas Daud, Senin (4/7) pagi.

Logistik yang didistribusikan terdiri dari 19 kotak suara, dengan rincian 18 kotak sesuai jumlah TPS dan satu kotak untuk di PPK atau kecamatan.

Menurut Daud, tambahan satu kotak tersebut untuk keperluan rekapitulasi di tingkat kecamatan serta bilik, alat pelindung diri, serta multi vitamin untuk KPPS saat melaksanakan tugas pada saat pemungutan suara.

Daud menambahkan, kondisi cuaca yang kurang bersahabat membuat KPU mengambil langkah memakai jasa perahu motor Napuru Le, dengan menempuh perjalanan 1 jam 30 menit.

Pendistribusian itu dikawal sejumlah personel Polres Sabu Raijua dan TNI serta Satpol PP, hingga sampai ke lokasi disimpannya seluruh logistik.

Sementara untuk lima kecamatan lainnya yang berada di daratan, KPU akan mendistribusikan pada Senin (5/7) hari ini dengan pengawalan ketat aparat keamanan.

Jumlah pemilih yang tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 54.546, ditambah 562 pemilih dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb). Sehingga total pemilih yang mempunyai hak pilih untuk PSU pemilihan bupati Sabu Raijua, sebanyak 55.108 orang.

Daud mengimbau kepada seluruh pemilih yang terdaftar di DPT dan DPTb, agar datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya.

“Jangan lupa bawa serta dengan surat pemberitahuan dan KTP elektronik sebelum menuju TPS, serta selalu ikuti protokol kesehatan demi Sabu Raijua tercinta,” tandasnya.

Anggota Bawaslu NTT, Jemris Fointuna menambahkan, distribusi logistik juga dilakukan Bawaslu NTT dan Sabu Raijua.

Sebelumnya, MK memerintahkan KPU menggelar pemungutan suara ulang dalam pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sabu Raijua Tahun 2020.

Hal itu diputuskan dalam sidang putusan atas perkara yang diajukan oleh pasangan calon nomor urut tiga yakni Takem Radja Pono dan Herman Hegi Radja Haba.

“Memerintahkan termohon (KPU) untuk melaksanakan pemungutan suara ulang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sabu Raijua Tahun 2020,” kata Ketua MK Anwar Usman dalam sidang yang disiarkan secara daring, Kamis (15/4).

MK pun membatalkan kemenangan pasangan nomor urut dua Orient Patriot Riwu Kore dan Thobias Uly, karena Orient Patriot Riwu Kore terbukti masih berstatus warga negara Amerika Serikat. [bal]

Related Post