Kebakaran Mendominasi Bencana di Aceh pada Mei 2021, Jiwa Jago Merah Mengamuk 28 Kali

kebakaran-mendominasi-bencana-di-aceh-pada-mei-2021-si-jago-merah-mengamuk-28-kali-1

Merdeka. com – Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyimpan kebakaran permukiman menjadi kesedihan paling banyak terjadi pada Provinsi Aceh pada Mei 2021. Si jago merah mengamuk 28 kali dan membakar 99 unit bangunan di daerah itu di bulan lalu.

Kepala Pelaksana BPBA Ilyas menyebut, kejadian bencana dalam Aceh yang berjumlah 58 kali. Hampir separuhnya ialah kebakaran.

Dia merinci, bencana kebakaran permukiman pada bulan Mei menerbitkan 54 rumah, 44 ruko dan 1 sekolah melalak.

“Korban terdampak kebakaran berjumlah 61 KK atau 175 jiwa lantaran 28 desa dan 28 kecamatan. Adapun total kesusahan yang disebabkan oleh kebakaran pemukiman pada bulan ini adalah Rp14, 9 miliar, ” katanya kepada langgas. com, Rabu (2/6).

Kebakaran permukiman paling banyak terjadi di Kabupaten Aceh Besar dan Bener Meriah, masing-masing 5 kejadian. Lalu, Aceh Barat dan Bireuen masing-masing sebanyak 3 kali kejadian.

Karena kebakaran permukiman masih sering terjadi di Aceh, Ilyas mengimbau masyarakat buat dapat meningkatkan kesiapsiagaan. Salah satu langkah yang dilakukan merupakan memeriksa instalasi listrik yang sudah tua yang kala menjadi penyebab kebakaran.

Sementara itu, banjir menjadi bencana kedua menyesatkan sering terjadi di Aceh pada Mei 2021. Mutlak tercatat 8 kejadian banjir di daerah ini dan merendam 1. 375 panti. “Banjir paling berdampak itu banjir yang terjadi dalam Aceh Singkil pada 17 Mei silam, yang menggenangi rumah 1. 092 KK atau 4. 895 tali jiwa, ” ungkapnya.

Angin puting beliung beruang di posisi ketiga petaka paling banyak terjadi. BPBA mencatat 7 kali kejadian sepanjang bulan Mei 2021.

Semua kesengsaraan yang terjadi di kamar Mei itu menyebabkan kesialan Rp37 miliar. [yan]

Related Post