Kementerian Perhubungan Tegaskan Larang Masyarakat buat Mudik

Kementerian Perhubungan Tegaskan Larang Masyarakat buat Mudik

Merdeka. com – Departemen Perhubungan mulai memperbolehkan operasional instrumen umum. Namun tidak berarti mengizinkan masyarakat mudik.

Eksekutif Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi menegaskan pemerintah pasti melarang masyarakat untuk mudik. Tercatat dengan kendaraan umum.

“Jangan salah kutip pemerintah langgeng melarang mudik bagi masyarakat menggunakan transportasi umum, ” kata Watak saat meninjau pos check point di Karawang, Kamis (7/5).

Surat edaran No 4 /2020 dari Gugus Tugas berlaku bagi Dirjen Perhubungan Darat, Laut, Udara dan Perkeretaapian sebagai susunan turunan dari Permenhub 25/2020. Hukum turunan tersebut tidak akan menganulir larangan mudik. Pemerintah tetap secara tegas melarang kegiatan mudik untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Mudik tetap dilarang, tak ada perubahan atas hal tersebut. Kami tengah menyusun surat edaran bagi moda transportasi darat, ” katanya.

Pemberlakuan operasional transportasi darat diperuntukkan bagi buruh migran yang pulang dari luar negeri, tenaga keamanan dan gaya kesehatan dalam menjalan tugas. Pangkalan pemberangkatan juga hanya satu terminal bus yang ada di Jakarta .

Sementara di Jawa Barat ada 3 terminal bus yang disiapkan yaitu di Bandung, Tasikmalaya serta Cirebon. Di provinsi lain kaya Jateng dan Jatim tetap dibatasi terminal pemberangkatannya. Secara maraton sosialisasi akan dilakukan bersama antara masing-masing dirjen dengan operator terkait. [noe]

Berita terkait Slot Online

Related Post