Kepergok Tebang Pohon Jati, Pria Tersebut Terancam Lima Tahun Penjara

Kepergok Tebang Pohon Jati, Pria Tersebut Terancam Lima Tahun Penjara

Merdeka. com – Seorang pria berinisial RA (48), warga Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, terancam hukuman suntuk lima tahun penjara karena membabat pohon jati di hutan milik Perum Perhutani.

“Pelaku ditahan personel Unit Reskrim Polsek Gandrungmangu pada 21 Oktober 2020, ” kata Kepala Ke polisi an Resor Cilacap, AKBP Dery Agung Wijaya, era menggelar konferensi pers di Markas Polres Cilacap, dilansir Antara, Kamis (12/11).

Ia mengutarakan RA ditangkap berdasarkan laporan daripada anggota Polisi Hutan Perum Perhutani dengan sedang melakukan patroli rutin dalam Petak 23B Resor Pemangkuan Alas (RPH) Gandrungmangu, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sidareja, KPH Banyumas Barat, pada 21 Oktober 2020.

Saat berada dalam kawasan hutan jati yang masuk wilayah Desa Kertajaya, Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap itu, lima polisi hutan yang sedang berpatroli mengindahkan suara yang identik dengan aksi penebangan pohon. Oleh karena itu, tim patroli segera menuju ke arah sumber suara dan melihat ada seseorang yang sedang membabat pohon jati, sehingga mereka mengadukan temuan itu ke Polsek Gandrungmangu.

Wijaya mengatakan, setelah menerima laporan itu, personel Bagian Reskrim Polsek Gandrungmangu segera mendatangi lokasi serta menahan pelaku beserta barang bukti berupa satu bayung panjang, satu kampak, tujuh batang kayu jati berbentuk persegi, serta empat gelondong kayu jati.

“Atas perbuatannya itu, karakter dijerat Pasal 82 ayat 1 huruf c UU Nomor 18/2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Pecahan Hutan, ” katanya.

Dalam hal ini, pelaku terancam hukuman maksimal lima tahun penjara serta denda paling sedikit Rp500 juta dan paling banyak Rp2, 5 miliar.

Tengah saat ditanya wartawan, RA mengiakan baru satu kali menebang pohon di kawasan hutan milik Perhutani. “Saya melakukan penebangan pohon asli ini karena terbentur kebutuhan ekonomi keluarga, ” katanya. [eko]

Related Post