Lolos dari Penyekatan, 10 Pemudik Jalani Karantina di Tunggal Techno Park

lolos-dari-penyekatan-10-pemudik-jalani-karantina-di-solo-techno-park-1

Merdeka. com porakporanda Sebanyak 12 pemudik asal Tangerang, Bandung, dan Bekasi jadi lolos dari penyekatan serta sampai ke Solo, Jawa Tengah. Namun mereka kudu menjalani karantina di Tunggal Techno Park (STP), makin dua di antaranya terpaksa dipindah ke Asrama Haji Donohudan dan rumah kecil karena positif Covid-19.

Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo Ahyani mengatakan, sejak hari pertama penerapan larangan mudik, Kamis (6/5), hingga Sabtu (8/5), ada 12 pemudik yang dibawa Satgas Jogo Tonggo ke STP.

“Dari hari perdana ada 12 orang. Besar orang sudah dipindahkan sebab hasil swab antigen yang dilakukan Dinas Kesehatan itu positif Covid-19, ” ujar Ahyani, Senin (10/5).

Menurut Sekda Tanah air Solo, penghuni pertama rumah karantina di STP mengakar pada 6 Mei cerai-berai, yakni 5 orang sejak Tangerang. Seorang di antaranya terpaksa dipindahkan ke Sendi Sakit Umum Daerah Bung Karno (RSBK) karena ada gejala dan satu orang dilakukan isolasi mandiri di Asrama Haji Donohudan, Boyolali.

Pada 7 Mei, Satgas Jogo Tonggo membawa 5 lagi pemudik ke STP. Usai dites, semuanya menunjukkan hasil minus, sehingga menjalani karantina pada STP.

Kemudian pada 8 Mei, kembali 2 orang pemudik dibawa Satgas Jogo Tonggo ke STP. Saat ini ke-10 pemudik itu masih dikarantina di sana.

“Mereka ada yang daripada Tangerang, Bekasi, Bandung sepadan dari Karawang dan Sunter. Semuanya dikirim oleh Satgas Jogo Tonggo. Ini seluruh pemudik lolos dari pembatasan, ” jelas Ahyani.

Sesuai SOP, pemudik yang lolos penyekatan bakal menjalani karantina selama 5 hari. Hal itu tertuang dalam SE (surat edaran) Wali Kota Solo Cetakan 067/1156 tentang Perpanjangan Pemisahan Kegiatan Berbasis Masyarakat Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posisi Satuan Tugas Tingkat Kelurahan Untuk Pengendalian Covid-19.

Ahyani mengaku belum mengetahui apakah sebelum mencuaikan STP, para pemudik tersebut akan melakukan tes antigen lagi atau tidak. Namun yang masuk tanggal 6 Mei akan keluar pada 11 Mei.

Dia pun mengajak umum untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan. “Lebaran tahun ini kita di rumah tetap patuhi protokol kesehatan. Tanpa sampai abai protokol kesehatan karena ini menyangkut keselamatan keluarga, ” pungkas dia. [yan]

Related Post