Mahfud Minta KPK Bekerjasama Di SPPTI Cegah Kongkalikong Urusan

mahfud-minta-kpk-bekerjasama-dalam-sppti-cegah-kongkalikong-perkara-1

Merdeka. com – Menko Polhukam Mahfud MD menekankan pentingnya KPK bekerjasama ikut dalam Bentuk Database Penanganan Perkara Terpadu Berbasis Teknologi Informasi (SPPTI). Dia menjelaskan selama itu hal tersebut sudah dijalankan pemerintah, terutama Kejaksaan, Kepolisian dan Mahkamah Agung.

Demikian ide itu dicetuskan Menko Polhukam zaman memberikan arahan pada Peluncuran Strategi Nasional Pencegahan Korupsi Tahun 2021-2022 yang dikerjakan secara daring di Jakarta (13/4).

“Guna mencegah penyalahgunaan kekuasaan & kongkalikong penanganan perkara, ” kata Mahfud dalam bahan pers, Selasa (13/4).

Sementara itu, KPK perlu melihat SPPTI yang saat ini sudah terlibat lebih dari 212 Kabupaten Kota dalam database pengerjaan perkara ini. Walaupun sekapur dia saat ini segar menangani tindak pidana ijmal, namun jaringan ini dirancang agar dapat menangani serupa perkara korupsi , narkoba, kejahatan anak, dan lainnya.

“Saya berpikir kerjasamaa SPPTI ini agar masyarakat tahu sudah sampai mana urusan, sehingga juga supervisi KPK jadi lebih mudah. KPK punya wewenang mensupervisi perkara yang tidak lancar di Kejaksaan dan Kepolisian, KPK lebih lancar jika bersepakat, ” bebernya.

Sementara itu dia pun mengapresiasi KPK saat itu yang sudah tepat mengabulkan pencegahan. Serta kata tempat turut memberikan penyuluhan dasar, dam bimbingan teknis di pengelolaan anggaran.

“Pencegahan dan penindakan menjelma satu kesatuan amanat UU yang harus dilakukan KPK. Dan Saya terkesan tahun kemarin laporan tahunan KPK, yang berhasil menyelamatkan aset dan kekayaan negara sebab korupsi sebesar lebih dari 570 trilun, ” perkataan Menko. [eko]

Related Post