Masyarakat Bondowoso Tak Pakai Masker Distempel ‘Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19’

Masyarakat Bondowoso Tak Pakai Masker Distempel 'Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19'

Merdeka. com – Satgas Penanganan Covid-19 Bondowoso, Jawa Timur menambah sanksi baru bagi mereka yang terjaring operasi yustisi. Mereka yang tersua keluyuran tanpa mengenakan masker, akan di beri stempel bertuliskan ‘Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19 Kab. Bondowoso’.

Penerapan sanksi cap pelanggar protokol kesehatan ini tiba diterapkan 24 September 2020 belakang. Operasi yustisi dimulai dari pekerjaan raya yang ada di aliran kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ustazah (PC NU ) Bondowoso.

“Kami menempuh cara ini agar pelanggar mengingat bahwa pernah tak mengindahkan protokol kesehatan. Sehingga tidak mengulanginya lagi, ” ujar Kapolres Bondowoso, AKBP Erick Frendriz saat dikonfirmasi pada Kamis (24/09).

Sedangkan sanksi denda maupun sanksi sosial dengan menggunakan sidang di tempat secara virtual tetap dilangsungkan dalam operasi yustisi.

Menurut Erick, setelah operasi yustisi berjalan beberapa hari, tingkat loyalitas masyarakat menggunakan masker diperkirakan meningkat menjadi sekitar 70 persen lebih. Hal ini berdasarkan survei yang dilakukan oleh timnya.

“Itu di kawasan perkotaan, dengan merupakan epicentrum operasi ini menurut pengamatan kami kepatuhan menggunakan masker sudah 70 persen lebih. Diharapkan, kepatuhan ini pun menjalar serupa di kawasan-kawasan pinggiran Bondowoso, ” ucap Erick.

Polres Bondowoso akan terus menggalakkan operasi yustisi bersama TNI , Satpol PP, Pengadilan Daerah, dan BPBD untuk mendisiplinkan kepatuhan protokol kesehatan. Harapan akhirnya, transmisi Covid-19 bisa ditekan.

“Ya semoga saja masyarakat semakin sadar disiplin protkes, ” mengakhiri Erick. [lia]

Related Post