Masyarakat Samarinda Gelar Pesta Pernikahan Selama Tiga Hari pada Hotel saat Pandemi

warga-samarinda-gelar-pesta-pernikahan-selama-tiga-hari-di-hotel-saat-pandemi-1

Merdeka. com – Satgas Covid-19 Kota Samarinda menemukan rencana pesta pernikahan selama 3 hari berendeng di salah satu hotel di kota itu di waktu dekat. Acara itu tetap akan berlangsung dalam tengah pandemi.

Kabid Kedaruratan BPBD Kota Samarinda Ifran, yang selalu bagian Satgas Covid-19 Tanah air Samarinda, memaparkan, kabar dasar pesta pernikahan tiga hari berturut-turut itu awalnya diterima Wali Kota Samarinda Andi Harun. Informasi itu lalu dipastikan kebenarannya.

“Kita hari ini lakukan cross check ternyata betul ada rencana pesta wedding. Panitia dan pihak hotel memastikan pembatasan dilakukan di dalam acara itu, sesuai suruhan protokol kesehatan, ” ujar Ifran saat dikonfirmasi merdeka. com, Jumat (14/5).

“Tim Satgas tetap lakukan pengawasan di lapangan, untuk memastikan komitmen pemangku patuh dengan protokol kesehatan, ” sambungnya.

Dia memaparkan, meski kejadian Covid-19 di Samarinda melandai, Wali Kota Andi Harun terus memberi atensi supaya tidak terjadi kenaikan urusan Covid-19. “Pak Wali kepada tim Satgas dalam kaum hal menyampaikan, agar lebih waspada lagi, ” tutur Ifran.

Sampai hari ini, Jumat (14/5), 559 jenazah pasien Covid-19 dimakamkan di Pemakaman Raudhatul Jannah, Kota Samarinda. Pemakaman itu khusus untuk anak obat Covid-19, baik yang terkonfirmasi positif maupun probable.

Kasus kematian terbaru adalah pemuda 25 tahun dengan status probable Covid-19, yang meninggal di RSUD IA Moeis Samarinda, Kamis (13/5) kemarin, setelah dirawat sejak tiga hari semrawut. “Hasil swab PCR sedang menunggu, dengan diagnosa penderita menderita komorbid (penyakit penyerta) paru, ” jelas Ifran. [yan]

Related Post