Meski masih Diperbaiki, Halte Transjakarta dengan Dibakar Massa Kembali Dioperasikan

Meski masih Diperbaiki, Halte Transjakarta dengan Dibakar Massa Kembali Dioperasikan

Merdeka. com – Sejumlah halte Transjakarta terbakar saat terjadi aksi pertunjukan tolak Undang-Undang Cipta Kerja. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menuturkan biar kondisi halte-halte tersebut belum normal sepenuhnya, namun bisa dioperasikan pada Senin (12/9).

“Sudah. Belum bisa 100 persen. Siap dioperasikan 50 persen, yang 50 persen dalam proses untuk dibangun ulang, ” kata Anies, Minggu (11/9).

Melihat iklim halte yang terdampak parah akibat aksi demo anarkis, Anies menyuarakan perlu waktu 5 minggu buat pembangunan ulang halte agar berlaku normal 100 persen.

Sementara waktu, kata Anies, wahana penunjang halte terpasang sementara. Setelah halte dibangun kembali, fasilitas akan kembali dipasang secara permanen.

“Yang separuh, yang sebagian itu diperbaiki dipasang sementara. Maka belum permanen, sampai separuh kemudian selesai, baru nanti diperbaiki teristimewa, ” tuturnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, secara total ada 25 halte Transjakarta dengan mengalami kerusakan dampak dari kekacauan demo penolakan Undang-undang Cipta Kegiatan yang berlangsung Kamis (8/10) kemarin.

Dia juga menyayangkan adanya tindakan anarkis oleh sebesar massa merusak hingga membakar kemudahan umum di Ibu Kota.

“Karena tempat-tempat tersebut adalah fasilitas umum yang digunakan untuk masyarakat umum, seperti halte kurang lebih ada 25 halte (rusak), ” kata Riza di Balai Tanah air, Jakarta Pusat, Jumat (9/10).

Kendati begitu, dia menyatakan bus Transjakarta masih tetap beroperasi sesuai jadwal yang berlaku, yakni mulai pukul 05. 00-19. 00 WIB. Namun, sejumlah rute merasai perubahan dan perpendekan.

“Terkait transportasi umum di Jakarta kita tidak ada masalah, kita carikan solusinya sehingga masyarakat lestari bisa tetap gunakan transportasi ijmal, ” ucapnya. [cob]

Related Post