Modus Antar Pulang, 7 Pemuda Melanggar 2 ABG di Serang

Modus Antar Pulang, 7 Pemuda Melanggar 2 ABG di Serang

Merdeka. com – Tujuh pemuda mabuk menggilir anak baru gede berumur 14 tahun di sebuah parak di Desa Malabar, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, Banten. Lima daripada tujuh pelaku berhasil diringkus di rumahnya masing-masing pada Kamis (24/9), setelah hampir sebulan buron.

Kelima tersangka AM (19), SM (23), AN (18), ML (15), dan SR (19), saat ini mendekam di sel tahanan Polres Serang. Sedangkan dua pelaku lainnya yakni RS dan UC sedang dalam pengejaran.

Kapolres Serang AKBP Mariyono mengatakan, peristiwa yang menimpa gadis berinisial Anggrek dan Bunga (nama samaran), awak Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, itu terjadi pada Jumat (21/8) sekira pukul 23. 00 WIB. Pra kejadian, kedua korban yang sedang bertetangga ini sekitar pukul 18. 30 WIB, keluar rumah buat membeli makanan kucing.

“Setelah membeli makanan kucing, keduanya pergi ke Kawasan Industri Modern Cikande mencari spot foto untuk diunggah di medsos dan bertemu dengan dua temannya, ” prawacana Mariyono, Jumat (25/9).

Dia menjelaskan, pada saat tersebut, terjadi keributan antar warga besar desa sehingga Bunga dan Mawar tidak berani pulang. Para karakter menawarkan diri untuk mengantarkan kedua korban. Karena takut jadi bahan keributan, kedua korban akhirnya bersetuju diantarkan.

“Rupa-rupanya ketakutan korban ini diketahui ke tujuh pelaku dan salah seorang tersangka SM mencoba menawarkan diri untuk mengantar korban pulang. Tanpa curiga, korban pun mengiyakan tawaran itu dan langsung diantar menggunakan sepeda motor, ” ujar dia.

Tersangka SM bersama enam rekannya mempunyai rencana jahat. Memakai 4 motor, keenam pelaku membuntuti motor yang ditumpangi korban. Dalam tengah jalan, bukannya diantar kembali, kedua korban malah dibawa ke sebuah kebun yang jauh dari rumah warga.

“Korban sempat bertanya namun tersangka SM beralasan mau pulang dulu mengambil uang untuk beli bensin. Setiba di kebun jauh dari sendi warga, pelaku menghentikan motornya. Begitu motor berhenti, kedua korban mencari jalan melarikan diri namun berhasil dikejar oleh para pelaku dan diperkosa secara bergiliran, ” kata tempat.

Ketika pelaku usai melampiaskan nafsu bejadnya, kedua objek yang lepas dari pegangan para-para pelaku langsung kabur. Korban membawa diri dari lokasi hingga menjumpai permukiman warga sejauh sekitar 10 kilometer.

Setiba dalam rumah, korban menceritakan kejadian dengan menimpanya kepada orang tuanya dan langsung melapor ke Mapolres Serang.

“Agak lama simpulan kita tangkap karena personel Reskrim harus mencari identitas dari para-para pelaku. Korban sama sekali tak mengenal para pelaku sehingga saya harus melakukan penyelidikan yang hati-hati, ” kata dia.

Para tersangka dijerat Pasal 81 jo Pasal UU RI Cetakan 17/2016 dengan ancaman kurungan selama 15 tahun. [gil]

Related Post