Olimpiade Tokyo Dibayangi Covid-19, Peristiwa Positif Catat Rekor Semasa Pandemi

olimpiade-tokyo-dibayangi-covid-19-kasus-positif-catat-rekor-selama-pandemi-1

Merdeka. com – Pelaksanaan Olimpiade Tokyo 2020 dibayangi lonjakan kasus COVID-19 ketika praja metropolitan itu melaporkan 4. 058 kasus baru di Sabtu (31/7), angka tertinggi selama pandemi.

Rekor baru itu tercatat sehari setelah Jepang membatalkan untuk memperpanjang status gawat di Tokyo hingga simpulan Agustus.

Kedudukan darurat juga diperluas ke tiga prefektur dekat tanah air tuan rumah Olimpiade itu dan Prefektur Osaka pada bagian barat.

Di tengah kekhawatiran yang meningkat, penyelenggara Olimpiade Tokyo mengatakan pada Sabtu mereka telah mencabut akreditasi seseorang terkait Olimpiade karena menyalahi larangan meninggalkan perkampungan olahragawan untuk melihat-lihat kota.

Penyelenggara tidak menjelaskan berapa banyak orang dengan telah dicabut akreditasinya, apakah orang-orang tersebut adalah olahragawan, atau kapan pelanggaran tersebut terjadi.

“Kami cabut akreditasinya karena saya yakin keluar dari perkampungan atlet untuk berjalan-jalan ialah hal yang tidak boleh terjadi, ” kata ujung bicara Tokyo 2020 Era Takaya dalam pengarahan harian.

Pencabutan akreditasi tersebut merupakan yang pertama kalinya terjadi sejak Olimpiade Tokyo dimulai pada 23 Juli.

Minus akreditasi, seseorang tidak bisa masuk ke fasilitas Olimpiade mana pun. [pan]

Related Post