Optimalisasi Posko PPKM di Menggambarkan, BNPB Distribusikan 134. 000 Masker

optimalisasi-posko-ppkm-di-jabar-bnpb-distribusikan-134-000-masker-1

Merdeka. com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meniti posko Pemberlakuan Pembatasan Kesibukan Masyarakat (PPKM) mendistribusikan sebesar 134. 000 masker pada Provinsi Jawa Barat jadi salah satu upaya menekan laju penyebaran Covid-19.

Ratusan ribu kedok tersebut didistribusikan ke sejumlah daerah di Provinsi Jawa Barat di antaranya Kota Bandung sebanyak 28. 000 lembar, Kabupaten Sumedang 28. 000 lembar, Kabupaten Bandung Barat 26. 000 lembar, Kabupaten Bandung 26. 000 lembar dan Kota Cimahi 26. 000 lembar.

“BNPB terus mencari jalan untuk mengoptimalkan peran posko PPKM untuk mendorong umum lebih taat protokol kesehatan tubuh, ” kata Plt. Besar Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari melalui siaran pers di Jakarta , Selasa (3/8).

Menurut nya, pendistribusian kedok ini merupakan bagian dari upaya untuk mendorong klub lebih taat protokol kesehatan.

Ini dilakukan karena berdasarkan catatan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 per Senin (2/8), Daerah Jawa Barat menempati situasi pertama skala nasional di dalam angka kasus aktif Covid-19 sebanyak 118. 967 kasus.

Selain tersebut, Jawa Barat juga beruang di posisi empat pada kasus meninggal sebanyak 9. 679 kasus dan gaya dua dalam angka kesembuhan sebanyak 485. 491 kasus.

Sasaran klasifikasi masker di sekitar daerah Jawa Barat meliputi Congkong PPKM, perumahan penduduk, para pejalan kaki, pedagang serta pengendara. “Di sela klasifikasi masker, para petugas juga menyisipkan pesan untuk selalu disiplin dalam penggunaan kedok, ” tutur Abdul.

Pos PPKM serupa didorong untuk rutin melayani disinfektan melalui kelurahan serta kecamatan secara mandiri dengan alat yang sudah terdistribusi.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau buat menginisiasi tempat isolasi terpusat bagi para pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Seluruh rangkaian kegiatan ini untuk mendukung penerapan protokol kesehatan dan perubahan perilaku masyarakat.

“Diharapkan dukungan dari hulu ke hilir ini mampu segera memutus mata pertalian penularan Covid-19 di Tanah Air, ” katanya. [bal]

Related Post