Pelanggar PSBB di Sidoarjo akan Dihukum Ikut Memakamkan Jenazah Positif Covid-19

Merdeka. com porakporanda Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Sidoarjo punya cara unik menyadarkan pelanggar kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pelanggar diminta mengikuti petugas memakamkan jenazah positif Covid-19.

Kapolresta Sidoharjo, Kombes Pol Sumardji menerangkan, ide ini muncul setelah mengimplementasikan rapat bersama Forkopimda. Menurut tempat, ketegasan pemberian sanksi selalu beriring dengan kepatuhan penerapan PSBB.

“PSBB jilid 1 invalid berhasil, tingkat kesadaran masyarakat lembut alhamdulillah PSBB jilid 2 sudah mulai banyak yang sadar terlebih dengan adanya sanksi sosial dengan diterapkan, ” kata dia masa dihubungi Liputan6. com, Minggu (17/5).

Namun sanksi itu, diberikan jikalau pelanggar terus-terusan biut. Terutama pemuda yang nekat melangsungkan balap liar di tengah pandemi Covid-19.

“Pelanggar PSBB secara umum sudah berkurang. Di dalam jam malam misalnya masyarakat sudah banyak yang sadar untuk menutup gang-gang masuk RW, Desa, ataupun kelurahan, ” ujar dia.

Sebelumnya, sebanyak 500 bujang muda yang melakukan balap liar diamankan Jajaran Polres Sidoarjo dalam exit Tol Porong, Sidoarjo, Sabtu (16/5/2020) malam.

500 anak muda itu pun digiring untuk didata di Mapolresta Sidoarjo. Pihaknya akan memberikan sanksi kegiatan sosial untuk membantu pemakaman jenazah korban Covid-19 apabila kepada muda tersebut apabila terbukti tiga kala melanggar aturan PSBB.

“Sejauh ini belum ada kami temukan dua kali melanggar PSBB, ” ucap dia. [bal]

Related Post