Percepat Diagnosis Covid-19, Pemkot Samarinda Kulak Mobil PCR Rp3 Miliar

Merdeka. com – Pemkot Samarinda membeli mobil uji PCR (Polymerase Chain Reaction) senilai Rp 3 miliar. Mobil ini berguna untuk mempercepat diagnosis penyakit menular, seperti Covid-19, melalui uji swab.

Mobil PCR itu sudah muncul di Jakarta dan tiba di Samarinda, melalui pelabuhan Semayang di Balikpapan. Pembelian mobil PCR itu, berpangkal dari dana tanggap darurat kota Samarinda, yang dialokasikan sekitar Rp 350 miliar.

“Mobil PCR ini, ada 2 corong PCR. Tiap alat, berkapasitas bisa memeriksa 250 sampel swab bola lampu harinya. Sehingga, setiap hari bisa memeriksa 500 sampel, ” kata Sekretaris Daerah Kota Samarinda Sugeng Chairuddin, ditemui merdeka. com dalam rumah dinas Wali Kota Samarinda, Jalan Letjen S Parman, Senin (3/8) sore.

Patuh Sugeng, pengoperasian mobil PCR tersebut nantinya bisa dimaksimalkan, untuk penyeliaan swab diagnosa Covid-19. “Bisa maksimal 1. 000 sampel per harinya, ” ujar Sugeng.

Sementara, Plt Kadinkes Kota Samarinda dr Ismed Kusasih menambahkan, mobil itu dibeli dengan menelan perkiraan sekitar Rp 3 miliar. Termasuk di dalamnya, 2 unit metode PCR.

“Jadi, kehormatan (Rp 3 miliar) itu bukan cuma mobilnya. Melainkan juga sebab ada alat PCR di dalamnya. Mobil PCR ini, kelebihannya merupakan bergerak mobile, dan kecepatan waktu untuk memeriksa, ” ujar Ismed.

Ismed menegaskan, periode awal, pemeriksaan diutamakan lebih dulu untuk pasien-pasien yang masuk rumah sakit. Kemudian pasien dengan fakta sedang hingga berat.

“Untuk memberikan kepastian (diagnosa) untuk tenaga kesehatan kita. Diperlukan periode 45 menit hingga 1 tanda untuk memeriksa sampel swab jawab dianosa Covid-19, ” jelas Ismed.

Masih disampaikan Ismed, nantinya, mobil PCR itu bukan hanya diagnosa Covid-19, melainkan jenis penyakit menular lainnya. “Tergantung reagen yang digunakan, ” pungkas Ismed. [bal]

Related Post