Perkosa Anak di Bawah Umur, Pemuda di Banda Aceh Masuk Bui

perkosa-anak-di-bawah-umur-pemuda-di-banda-aceh-masuk-bui-1

Merdeka. com berantakan Awak Unit Perlindungan Perempuan & Anak (PPA) Satreskrim Polresta Banda Aceh menangkap DW (22), Senin (24/5) malam. Pemuda warga Banda Aceh ini diringkus karena menyetubuhi atau memerkosa anak usia 16 tahun yang tempat kenal via Instagram.

Penangkapan DW berdasarkan Laporan Penjaga : LPB/190/V/YAN. 2. 5/ 2021/ SPKT/Polresta Banda Aceh/Polda Aceh tanggal 3 Mei 2021. “Kami melakukan penangkapan terhadap DW tadi suangi di salah satu warung kopi Gampong Peuniti (Banda Aceh), berdasarkan ciri-ciri dengan tertera dalam laporan yang dilaporkan oleh keluarga objek, ” kata Kasatreskrim Polresta Banda Aceh AKP M Ryan Citra Yudha, Selasa (25/5).

Tempat menjelaskan, kasus pemerkosaan ataupun persetubuhan dengan anak dalam bawah umur itu bermula dari perkenalan korban secara DW melalui media sosial Instagram pada Senin (5/4/). Keduanya saling tukar bagian telepon. Mereka pun bertemu untuk pertama kali pada hari yang sama.

Empat hari setelah berkenalan, DW menjemput objek di lorong rumahnya, serupa di Banda Aceh. Tempat mengajak korban ke Gampong Kaye Lheu, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar yang diakui sebagai rumah saudaranya.

“Di situlah pelaku merayu korban untuk disetubuhi. DW mengimingi objek dengan mengatakan akan menikahi nantinya, ” ungkap Ryan Citra Yudha.

DW kemudian kembali merayu korban melakukan perbuatan sewarna di lokasi yang sesuai pada Senin (19/4) serta Senin (26/4). Namun, ikatan keduanya diketahui pihak tim setelah korban melaporkan perangai DW.

Tim korban kemudian melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian . “Merujuk dari Qanun Aceh Bagian 6 Tahun 2014 mengenai Hukum Jinayat kasus ini dikategorikan dalam pemerkosaan, dan jika dalam kasus kejahatan dijerat dengan persetubuhan budak di bawah umur, ” ungkap Ryan. [yan]

Related Post