Petugas Kupang Tangkap Pelaku Penembakan dan Penganiayaan Terhadap Abu serta Anaknya

polisi-kupang-tangkap-pelaku-penembakan-dan-penganiayaan-terhadap-ayah-serta-anaknya-1

Merdeka. com awut-awutan Amtenar Kepolisian Sektor Kupang Timur dan Polres Kupang mengamankan J (20), pelaku penembakan, penganiayaan dan perusakan di Kelurahan Naibonat, Kabupaten Kupang.

“Sudah kita amankan satu orang pelaku sambil menunggu korban yang masih dirawat untuk dimintai keterangan atau pemeriksaan, ” ujar Kapolres Kupang, AKBP Aldinan RJH Manurung, Minggu (9/5).

Diduga pelaku lebih dari satu orang. Tidak tertutup prospek ada penambahan tersangka lain yang ikut bersama karakter J.

Masa kejadian, para pelaku menerapkan pesta minuman keras & datang ke lokasi billiard. Di lokasi tersebut, tersedia perselisihan sehingga warga yang bermain billiard tidak dapat.

Pelaku pulang lalu datang kembali bergabung lima orang rekannya. Itu menggunakan sepeda motor serta membawa senapan tumbuk. Itu menembak korban hingga terluka. Masyarakat di sekitar lokasi kejadian tidak terima jadi sempat mengeroyok dan melacak para pelaku.

Selain mengamankan J jadi tokoh utama, Kapolres memastikan sudah mengantongi identitas pelaku yang lain. Polisi juga melakukan cara tempat kejadian perkara dan mengamankan barang bukti.

“Kita amankan bahan bukti sambil mencari para-para pelaku. Identitas para pelaku sudah jelas dan letak kita amankan, ” bahana Aldinan RJH Manurung.

Kapolres menegaskan, kejadian ini bukan perang suku atau kelompok. Ini asli masalah kesalahpahaman antar individu, sehingga pelaku membawa bedil angin dan menembak korban.

Untuk diketahui, Alex Martins (46), masyarakat RT 44, RW 18, Kelurahan Naibonat, Kecamatan Ketepeng Timur, Kabupaten Kupang & anaknya Marthinus Martins (18) mengalami luka, setelah ditembak dan dianiaya sekelompok muda, Kamis (6/5) malam.

Aksi kekerasan tersebut diduga dimotori J (20) dan sejumlah rekannya ini terjadi di RT 045, RW 018, Kelurahan Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang.

Selain melukai ayah dan bujang, para pelaku juga merusak sejumlah fasilitas dan barang di rumah korban serta sekitarnya.

Kasus kekerasan tersebut sudah dilaporkan ke polisi sesuai masukan polisi nomor LP/B/83/V/2021/ NTT/Polres Kupang tanggal 6 Mei 2021 oleh Teresa Fernandes (40).

Diperoleh informasi kalau kejadian tersebut bermula saat korban Alex Martins berada di tempat kejadian didatangi John dengan membawa senapan angin, minus sebab langsung menembak Alex Martins.

Tembakan ini mengenai rusuk kiri korban hingga luka & berdarah. Sambil menahan mengalami sakit, korban bertanya pada pelaku alasan menembak dirinya.

Bukannya menyampaikan penjelasan, pelaku malah tepat memukul korban hingga objek terjatuh ke lantai. Kemudian pelaku meninggalkan lokasi peristiwa.

Tidak periode kemudian pelaku bersama teman–temannya kembali mendatangi lokasi peristiwa, namun korban sudah tak ada di lokasi kejadian.

Karena tidak mendapati korban, para pelaku langsung menuju rumah target dengan membawa senapan jalan, parang dan anak panah.

Lalu para-para pelaku melakukan perusakan. Mereka memotong pohon pisang, memecahkan kaca jendela rumah serta merusak kursi serta meja plastik.

Masa kejadian tersebut, istri target yang berada di tempat tersebut berteriak meminta sokong kepada Alex Martins serta anaknya Martinus Martins untuk menghentikan aksi para pelaku.

Namun para pelaku langsung melempar Martinus dengan batu dan melanggar lutut kirinya. Selang beberapa saat, warga yang mengikuti dan mengetahui peristiwa tersebut mulai datang hendak membantu korban.

Pendidikan warga mulai berdatangan, para pelaku langsung meninggalkan tempat. Keluarga korban kemudian ke Mapolres Kupang melaporkan perihal tersebut.

Target Alex dan Martinus kemudian dibawa ke rumah sakit untuk visum dan pembelaan medis. Polisi pun sudah ke lokasi kejadian buat melakukan olah tempat kejadian perkara. [noe]

Related Post