Petugas Ungkap Alasan Larang Pesepeda Melintasi Ruas Jalan Langka Genap Selama PPKM

polisi-ungkap-alasan-larang-pesepeda-melintasi-ruas-jalan-ganjil-genap-selama-ppkm-1

Merdeka. com – Polisi melarang pesepeda melintas di ruas jalan diberlakukannya aturan ganjil-genap selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di DKI Jakarta . Alasan petugas lantaran pesepeda dikhawatirkan menimbulkan keramaian.

“Untuk pesepeda sedang tidak diperbolehkan, kenapa? sebab pesepeda itu dikhawatirkan membuat kerumunan, ” kata Direktur lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo pada Jakarta Selatan, Kamis (26/8).

Sambodo mengucapkan tren kasus konfirmasi positif Covid-19 di Jakarta telah melandai. Namun, Sambodo tahu kepada semua pihak buat tetap waspada.

“Ini memang kita telah bisa melewati gelombang ke-2 Covid-19 di Jakarta dengan cukup baik tapi kita tidak boleh lengah, kita tetap harus waspada, ” ujar dia.

Bukan tanpa sebab, Sambodo berkata demikian. Sambodo menjemput contoh negara benua Eropa yang menurutnya sedang berjuang menghadapi gelombang ketiga Covid-19.

“Eropa, AS saja sekarang sudsh menemui gelombang ketiga gitu. Taksir tidak mau itu terjadi oleh sebab itu segala macam kegiatan dan denyut yang berpotensi menimbulkan gerombolan harus kita hindari. 5 M harus jadi asas kalau kita mau menegakkan Covid-19 seperti ini, ” tandas dia.

Sebelumnya, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo mengatakan ada tiga buku jalan di Jakarta yang diberlakukan kebijakan ganjil genap selama PPKM level 3. Kebijakan tersebut akan diberlakukan mulai 26 – 30 Agustus 2021, mulai daripada pukul 06. 00-20. 00 Wib.

“Ada tiga ruas jalan asing genap, Jalan MH Thamrin, Jalan Sudirman dan Ustaz Rasuna Said, ” nyata Sambodo saat jumpa pers yang disiarkan daring, Selasa 24 Agustus 2021.

Sebagai informasi, kebijaksanaan ganjil genap diterapkan Polda Metro Jaya dalam besar pekan terakhir. Kebijakan itu diberlakukan dengan tujuan mengurangi mobilitas kendaraan.

Kebijakan ini diberlakukan buat kendaraan mobil pribadi berplat hitam, plat kuning, motor, plat merah, kendaraan medis dan dinas pemerintah dikecualikan.

Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6. com [gil]

Related Post