Polisi Temukan Industri Rumahan Tembakau Sintetis di Bogor, Sita 150 Kilogram

polisi-temukan-industri-rumahan-tembakau-sintetis-di-bogor-sita-150-kilogram-1

Merdeka. com kacau Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Daksina kembali menemukan lokasi industri rumahan tembakau sintetis di kawasan Bogor, Jawa Barat. Selain menangkap sembilan karakter pelaku, disita pula 150 kilogram tembakau sintetis.

“Hasil pengungkapan kesempatan ini disinyalir lebih besar dibanding pengungkapan kasus sebelumnya di wilayah Banten. Di tempat ini disinyalir ditemukan lebih dari 150 kilogram narkotika jenis tembakau sintetis, ” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Azis Ardiansyah dalam keterangan tertulis, Minggu (30/5).

Azis menerangkan Satresnarkoba Polres Metro Jaksel kembali mengikuti jaringan tembakau sintetis. Peristiwa yang dikembangkan yakni pengungkapan industri rumahan di Kabupaten Pandeglang, Banten beberapa periode lalu.

Kali ini, ada sembilan orang dengan dicokok. Mereka terdiri dari penjual hingga peracik tembakau sintetis.

“Polres Metro Jaksel kembali lulus melakukan penangkapan terhadap sembilan orang pelaku penyalahgunaan narkotika jenis tembakau sintetis. Bukan hanya penjualnya saja, tetapi kurir sekaligus para karakter yang berperan sebagai pembuat atau produsen rumahan (Home Industri) tembakau sintetis, ” ujarnya.

Tempat menerangkan, Satresnarkoba Polres Metro Jaksel mulanya meringkus 4 orang penjual tembakau sintetis. Mereka adalah MR, AF, J dan AH. Azis mengatakan, keempatnya bertugas sebagai kurir yang biasa mengantarkan hasil produksi tembakau sintetis

“Mereka angkat dari tempat produksi ke tempat packing ataupun mengantar barang yang sudah oleh sebab itu dari tempat packing ke bandar-bandar yang lebih kecil, ” jelasnya.

Azis menerangkan, Satresnarkoba Polres Jaksel menangkap lima karakter lain di dua vila kawasan Kota Bogor. Vila itu diduga disulap menjadi tempat pembuatan tembakau tiruan. Adapun yang ditangkap berinisial R, RP, RA, ME dan M.

“Ada dua lokasi dalam wilayah Kota Bogor yang diduga dijadikan sebagai wadah produksi dan gudang sekali lalu packing tembakau sintetis yang sudah jadi dan jadi edar, ” tutupnya.

Satresnarkoba Polres Metro Jaksel masih mendalami temuan dua lokasi tempat produksi tembakau sintetis. Para pelaku yang tertangkap pun saat ini menjalani pemeriksaan intensif.

Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6. com [fik]

Related Post