Polres Gayo Ludes Tangkap Kakang Beradik, 195 Kg Ganja Gagal Edar di Aceh

Mandiri. com – Narkoba jenis ganja seberat 195 Kg batal edar di Aceh. Situasi itu setelah Polres Gayo Lues, Aceh menangkap perut pelaku yang merupakan kangmas beradik.

Kapolres Gayo Lues AKBP Carlie Syahputra Bustaman di Gayo Lues mengatakan pelaku berinisial SB dan IA. Ke-2 pelaku warga Kampung Medan, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues.

“Selain dua pelaku, polisi juga memasukkan lima orang yang lain dalam daftar pencarian orang atau DPO karena diduga terlibat dalam peredaran 195 kilogram ganja tersebut, ” kata AKBP Carlie Syahputra Bustaman.

Didampingi Wakapolres Gayo Lues Kompol Muhammad Wali dan Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Gayo Lues Iptu Darli, AKBP Carlie Syahputra Bustaman mengatakan ganja tersebut rencananya hendak dibawa ke Daerah, Sumatera Utara.

AKBP Carlie Syahputra Bustaman mengatakan penangkapan kakak beradik beserta 195 kilogram ganja tersebut berawal dari keterangan masyarakat yang menyebutkan tersedia minibus membawa barang terlarang tersebut.

Dari informasi tersebut, kata Kapolres, polisi menggelar razia penjaga di Jalan Pegunungan Persada Tongra, Kecamatan Terangun. Dalam razia tersebut, polisi tahu menghentikan sebuah minibus dengan lima penumpang. Namun, tidak ditemukan barang mencurigakan.

“Tidak berselang lama, saat petugas memeriksa minibus tersebut, terlihat berhenti sebuah minibus lainnya. Ketika aparat mendekati, dua orang daripada mobil tersebut terlihat kabur dengan melompat ke jurang, ” kata AKBP Carlie Syahputra Bustaman, seperti dikutip Antara, Sabtu (3/7).

Saat petugas melacak kedua orang tersebut, logat AKBP Carlie Syahputra, tiga orang yang berada pada minibus yang sempat diperiksa tersebut melarikan diri. Tetapi, petugas langsung mengamankan besar orang lainnya.

Kemudian, kata Kapolres Gayo Lues, petugas memeriksa minibus yang kedua dan ditemukan delapan goni berisi ganja dengan berat keseluruhan mencapai 195 kilogram ganja.

“Dari hasil penjagaan, kedua pelaku yang ditangkap mengaku yang melarikan muncul tersebut rekan mereka. Keduanya mengaku hanya sebagai kurir dengan bayaran Rp2 juta per orang untuk seluruhnya bawa ganja, ” cakap AKBP Carlie Syahputra Bustaman.

Kapolres mengatakan kedua pelaku dikenakan Pencetus 114 ayat (2) Jo. Pasal 115 ayat (2) Jo. Pasal 111 bagian (2) UU RI Cetakan 32 Tahun 2009 tentan Narkotika. Ancaman pidana maksimal 20 tahun penjara beserta denda mencapai Rp8 miliar.

“Kini, kedua pelaku bersama barang bahan ganja serta dua unit minibus diamankan di Mapolres Gayo Lues untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sedangkan lima orang yang masuk DPO tersebut dalam pengejaran & identitasnya sudah diketahui, ” kata AKBP Carlie Syahputra Bustaman. [rhm]

Related Post