PTM Terbatas di Wilayah PPKM Level 1-3 Harus Diiringi Mitigasi Risiko Penularan Covid

ptm-terbatas-di-wilayah-ppkm-level-1-3-harus-diiringi-mitigasi-risiko-penularan-covid-1

Merdeka. com – Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas dapat digelar di satuan pendidikan yang berada di kawasan PPKM Level 1-3. Penasihat Jenderal Pendidikan Anak Leler Dini, Pendidikan Dasar, serta Pendidikan Menengah (Dirjen PAUDDikdasmen), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Penelitian, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Jumeri menuturkan supaya pelaksanaan PTM Terbatas berjalan aman, oleh karena itu pihak terkait memastikan biar hal itu dibarengi dengan mitigasi risiko penularan Covid-19.

“PTM terbatas pada satuan pendidikan dalam wilayah PPKM level 1-3 harus diiringi dengan mitigasi risiko penularan Covid-19 serta edukasi perilaku hidup terang dan sehat (PHBS), sekali lalu upaya-upaya memulihkan learning loss yang dialami peserta asuh, ” ujar Jumeri pada sebuah video yang diunggah akun Youtube Kemendikbud, dikutip Jumat (13/8).

Menurutnya perlu ada langkah-langkah yang strategis dalam menyiapkan satuan pendidikan melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) Terbatas.

Pelaksanaan PTM Terbatas juga dilaksanakan dengan mengacu pada tiga Pedoman Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) yang diterbitkan Senin (9/8/2021), yakni Inmendagri No. 30 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan PPKM Level 4, Kelas 3, dan Level dua Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali; Inmendagri No. 31 Tahun 2021 mengenai Pemberlakuan PPKM Level 4 Covid-19 di Wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Papua.

Serta Inmendagri No. 32 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan PPKM Level 3, Kelas 2, dan Level satu serta Mengoptimalkan Posko Pengerjaan Covid-19 di Tingkat Daerah dan Kelurahan untuk Pengoperasian Penyebaran Covid-19.

“Pemberlakuan PPKM bersifat hidup. Bagi daerah yang sudah diperbolehkan menyelenggarakan PTM terbatas, maka dalam pelaksanaanya kudu mengedepankan kehati-hatian dan menerapkan protokol kesehatan yang cermat, ” ungkap Jumeri. [eko]

Related Post