Razia PPKM Darurat di Banten, 92 Warga Serang Mengabaikan Disanksi Teguran

razia-ppkm-darurat-di-banten-92-warga-serang-melanggar-disanksi-teguran-1

Merdeka. com – Rentetan Polda Banten masih langsung melakukan patroli skala tinggi dalam menerapkan Pemberlakuan Penyekatan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Penting. Kebijakan ini sudah berangkat dilakukan sejak 3 Juli 2021 di Jawa dan Bali.

Dirpolairud Polda Banten Kombes Rustam Mansur mengatakan, patroli skala besar yang dilakukannya tersebut bertujuan untuk melakukan penataan kepada masyarakat.

“Malam ini malam ke 12 kita melaksanakan instruksi Mendagri Nomor 18 Tarikh 2021 tentang penerapan PPKM Darurat, untuk itu ana Polda Banten bersama Forkompinda Banten terus melakukan patroli skala besar ke tempat-tempat keramaian yang berada di Kota Serang, ” sekapur Rustam, Rabu (14/7) suangi.

“Di mana tujuan patroli ini untuk memberikan peringatan dan sekali lalu melakukan penertiban kepada bangsa yang tidak mematuhi kaidah PPKM Darurat, ” sambungnya.

Rustam membicarakan, dalam patroli PPKM Kritis pada hari ke 12 tersebut, petugas telah menganjurkan sebanyak 109 sanksi pada masyarakat yang melanggar peraturan PPKM Darurat.

“Tadi kita telah menyampaikan sanksi sebanyak 109 hukuman, dengan rincian sebanyak 17 sanksi tertulis dan 92 sanksi lisan. Di mana berdasarkan sanksi tertulis ini sudah ada penurunan sebab hari-hari sebelumnya. Semoga dengan adanya sanksi yang diberikan bisa memberikan efek insaf dan memberikan kesadaran kepada masyarakat, ” sebutnya.

Lebih lanjut, Rustam, menjelaskan, dalam patroli itu dilakukan oleh personel ikatan dan juga dibagi menjelma 2 regu.

“Di mana kegiatan patroli pada malam ini dikerjakan oleh personel gabungan, ada dari Polri, TNI , Satpol PP dan Dishub Provinsi Banten. Dan kita membagi menjadi 2 regu yang disebar ke tempat-tempat keramaian dengan berada di Kota Serang, ” jelasnya.

Adapun jalur regu 1 meliputi Cipocok – Kebon Jahe – Ciracas kacau Kaujon – Pasar Lama – Pasar Rau awut-awutan Terminal Pakupatan. Sedangkan Kelompok 2 meliputi Terminal Pakupatan – Ciceri – Benggala – Warjok – Kawasan.

Selain itu, Rustam pun mengajak kepada seluruh masyarakat yang berkecukupan di wilayah hukum Polda Banten untuk mendukung implementasi PPKM Darurat.

“Ini semua tidak mampu berhasil manakala masyarakat tidak bersama-sama dengan kita buat menertibkan dirinya sendiri. Buat itu saya mengajak pada seluruh masyarakat untuk lestari di rumah aja, mari bersama-sama kita bertanggungjawab di dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah hukum Polda Banten dengan cara mematuhi aturan yang sudah ada seperti mematuhi PPKM Darurat dan mematuhi aturan kesehatan, ” ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Kombes Edy Sumardi menjelaskan, PPKM Darurat tersebut merupakan bentuk upaya pemerintah dalam menutup mata rantai penyebaran Covid-19.

“PPKM Darut ini merupakan bentuk upaya pemerintah pusat dalam menahan mata rantai penyebaran covid-19, untuk itu saya mengajak kepada seluruh masyarakat yang berada di wilayah lembaga Polda Banten untuk bersama-sama kita dukung dan kita patuhi, ” tutup Edy. [gil]

Related Post