Redup 22 PMI di Suriah: Digaji Murah, Alami Kekerasan Fisik Hingga Jadi Bujang Seks

derita-22-pmi-di-suriah-digaji-murah-alami-kekerasan-fisik-hingga-jadi-budak-seks-1

Merdeka. com – Kepala Awak Pelindungan Pekerja Migran Nusantara (BP2MI) Benny Ramdhani mengungkap derita Pekerja Migran Indonesia (PMI), di negara pertentangan, seperti Suriah. Mulai lantaran upah murah, kekerasan fisik, jam kerja tidak cocok sampai menjadi budak seks.

“Tadi kita tanya berapa gaji mereka, tidak lebih dari 2 juta. Apa yang itu alami selama bekerja itu jelas, yang diberangkatkan secara ilegal rentan mengalami aksi kekerasan fisik, seksual, gaji tidak bayar sesuai jalan mereka, pemberlakuan jam kerja. Mereka menyebut, bagaimana dieksploitasi tidak pernah diberikan masa istirahat. Saya tanya itu apakah kapok, mereka mengatakan semua kapok, ” sirih Benny di Terminal 3 Bandara Soetta usai menjemput 22 PMI dari Suriah, Jumat (28/5).

Benny memastikan, penempatan PMI ke wilayah konflik adalah perbuatan ilegal. Dia mengecap penempatan PMI di negara konflik, merupakan perbuatan pidana perdagangan orang (TPPO).

“Berarti ilegal. Itu ini, jelas Tindak Pidana Perdagangan Orang, intinya merupakan ini tidak mungkin terjadi, jika para pelaku yang disebut mafia, sindikat ini dibekingi oknum-oknum, atau hamba sebut memiliki atributif kewibawaan, ” ucap dia.

Untuk itu, dia memastikan pemulangan ke-22 PMI dari Suriah ke Indonesia itu, merupakan wujud eksistensi negara dalam membela kaum Indonesia.

“Ini adalah kunci negara ada, negera tidak boleh tumbang terhadap sindikat maupun mafia. Kalua kita ingin disebut sengaja negara bermartabat, oleh sebab itu negara, harus menjadi penjaga keselamatan dari setiap warga negaranya, ” ucap Benny.

Benny menyebutkan, ke -22 PMI yang dipulangkan ke Indonesia daripada Suriah itu, rata-rata sudah bekerja di Suriah, selama 2 tahun.

“Rata-rata mereka bekerja dua tahun, sesuai perjanjian kurun pihak yang mempekerjakan itu. Tapi sekali lagi, penempatnanya ilegal, ini akan terus kita proses, karena kedutaan besar Damaskus sudah mengirim surat ke Kapolri, ” ucap dia. [ray]

Related Post