Rencana Perjuangan Bhabinkamtibmas di Tunggal Jemput Lansia Demi Percepat Vaksinasi

cerita-perjuangan-bhabinkamtibmas-di-solo-jemput-lansia-demi-percepat-vaksinasi-1

Merdeka. com – Program vaksinasi, khususnya bagi kelompok berida (lansia), di Kota Tunggal belum seperti yang diharapkan. Salah satunya penyebabnya, lansia tidak bisa mendatangi tempat pemberian vaksin lantaran tak ada keluarga yang mengantar.

Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo untuk mengatasi permasalahan itu. Selain menggandeng pihak swasta, pemerintah bersama Satgas Covid-19 setempat juga memaksimalkan petugas yang ada buat jemput bola.

Di Kelurahan Kauman, Kecamatan Pasarkliwon, misalnya, upaya jemput bola melibatkan anggota Bhabinkamtibmas. Seperti yang dilakukan Aiptu Sugiyanto.

Rabu (9/6) pagi, Sugiyanto terang antusias untuk melakukan suruhan mulia itu. Usai apel, dia pun bergegas menjemput sepeda motor yang diparkir di halaman Mapolsek Pasarkliwon,

Sugiyanto langsung memanaskan mesin kendaraannya semasa beberapa menit. Tak lama kemudian dia segera tusuk gas menuju salah mulia rumah warga lansia yang menjadi sasaran.

Hanya butuh waktu 10 menit, Sugiyanto tiba dalam rumah seorang lansia bernama Sugeng Agus Mustofa (61) di Kampung Kauman RT 03 RW 04, Kelurahan Kauman.

Kemungkinan rumah diketuk. Sugiyanto pun menjelaskan maksud kedatangannya.

Gayung bersambut, Sugeng yang menyatakan kesediaannya untuk menjalani vaksinasi. Dia langsung diboncengkan dengan kendaraan biro menuju ke Puskesmas Gajahan, Kecamatan Pasarkliwon.

Petugas vaksinasi Covid-19 sudah menunggu di fasilitas kesehatan itu. Seusai turun sebab sepeda motor, Sugiyanto mendatangkan Sugeng ke ruang vaksinasi.

Sebelum disuntik vaksin, Sugeng terlebih awal menunjukkan KTP dan melaksanakan skrining kesehatan. Setelah dinyatakan sehat, vaksin Sinovac jumlah pertama pun disuntikkan ke lengan kanannya.

Sugiyanto mengakui selama tersebut memang banyak kendala yang dialami para lansia untuk bisa sampai ke tempat vaksinasi.

“Memang banyak kendala yang dialami lansia di Kelurahan Kauman dalam menjalani vaksinasi. Salah satunya tidak ada yang mengantar, karena anaknya berperan kerja, ” katanya.

Agar vaksinasi lansia berjalan lancar, dia mengiakan harus rela bolak-balik ke rumah warga untuk menjemput. Mereka kemudian dibawa ke puskesmas untuk disuntik vaksin.

Sugiyanto pun harus rela menunggu tenggat selesai penyuntikan selesai, Kemudian lansia itu diantarkan kembali.

“Saya sehari bisa mengantarkan 2 atau 3 orang lansia pulang pergi (PP) untuk vaksin. Kami rela dan ikhlas membantu warga agar kalender vaksinasi corona pemerintah lekas selesai, ” katanya.

Dia menyampaikan, untuk warga yang ingin diantar, bisa menghubungi kantor kelurahan atau melalui nomor handphone miliknya.

Pada wartawan, Sugeng mengaku tangan dengan layanan antar-jemput yang dilakukan Babinkamtibmas. Selama ini, dia mengaku tidak mampu berangkat ke puskesmas sebab sepeda motor miliknya tidak bisa digunakan.

Sementara itu, anaknya tak mempunyai waktu karena giat bekerja. “Sebenarnya saya telah lama ingin divaksin, tetapi tidak ada yang mengantar. Sepeda motor di panti rusak, anak saya giat terus, ” keluhnya.

Kapolsek Pasarkliwon Iptu Achmad Ridwan Prevoost mengetengahkan, pihaknya ingin membantu masyarakat lansia yang tidak mampu berangkat ke puskesmas secara menjemputnya di rumah. Penjemputan dilakukan anggota Babinkamtibmas dalam kelurahan masing-masing.

Anggota Babinkamtibmas dianggap telah mengetahui medan dan sudah dikenal warga.

“Kami akan jemput para warga lansia yang tak bisa berangkat karena terkendala transportasi menuju ke puskesmas terdekat, ” ucapnya.

Ridwan mengimbau kelompok yang membutuhkan bantuan mengiringi jemput bisa menghubungi Polsek Pasarkliwon atau anggota Bhabinkamtibmas. Pihaknya siap membantu pemerintah dalam mempercepat program vaksinasi.

Program vaksinasi lansia memang menjadi preferensi Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka untuk memacu pemulihan ekonomi. Selain tersebut, juga untuk melindungi masyarakat dari penyebaran virus Covid-19.

Berdasarkan bukti Dinas Kesehatan setempat, hingga 3 Juni 2021, capaian vaksinasi untuk kelompok lansia sebanyak 84, 33 komisi. Dari target 49. 983 orang, yang sudah mendapat suntikan sebanyak 42 149 orang.

Pada kesempatan lain, Kepala Biro Kesehatan Kota (DKK) Praja Solo Siti Wahyuningsih mengutarakan salah satu strategi yang diterapkan untuk percepatan vaksinasi lansia adalah dengan memberikan vaksin kepada para pengantar. Itu juga akan langsung menimbrung mendapatkan kesempatan divaksin.

“Kami membuat dua skenario untuk percepatan vaksinasi lansia. Yang pertama secara menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Menteri Kesehatan tentang percepatan vaksinasi lansia dengan menyampaikan reward bagi pengantar perut lansia 60 tahun ke atas berupa vaksinasi Covid juga, ” ujar Siti saat konferensi pers terkait percepatan vaksinasi Covid-19 dalam Balai Kota Solo, Jumat (4/6).

Untuk pengantar yang akan divaksin, lanjut Siti, harus menutup syarat, di antaranya berusia 18 hingga 49 tahun dan ber-KTP Kota Tunggal. Pengantar bisa dari suku, saudara, atau kader kesehatan tubuh.

Untuk skenario kedua, vaksinasi ditujukan bagi warga pralansia atau dengan berusia 50 sampai 60 tahun. Mereka bisa pegari sendiri ke fasilitas kesehatan tubuh (faskes) yang disiapkan buat mendapatkan vaksin Covid-19 berangkat tanggal 7 Juni tenggat 17 Juni.

Seluruh faskes, lanjut tempat, telah membuka link dan kontak pendaftaran. Tak cuma itu pendaftaran go show juga dilakukan, namun secara tetap mempertimbangkan protokol kesehatan dan ketersediaan vaksin.

“Tetapi kami serupa tetap menerima warga yang mendaftar langsung ke faskes. Vaksinasi lansia kita layani di 39 faskes di Kota Solo, ” jelasnya

Wali Tanah air Solo Gibran Rakabuming Raka berharap dengan skenario dengan disiapkan tersebut percepatan vaksinasi bisa dilakukan. Dia mempersilakan warga untuk mengantar keluarganya yang sudah lanjut leler ke faskes yang tersedia.

“Silahkan antar kakek atau neneknya buat divaksin. Saya minta link pendaftaran bisa langsung dibuka. Saya yakin antusiasme bangsa akan lebih banyak, ” katanya. [yan]

Related Post