Saat ini, Makan di Warteg Tetap Tunjukkan Surat Vaksin, Bila Tidak Makanan Dibungkus

kini-makan-di-warteg-wajib-tunjukkan-surat-vaksin-jika-tidak-makanan-dibungkus-1

Merdeka. com – Pemprov DKI Jakarta balik mengeluarkan peraturan baru semasa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Umum (PPKM) Level 4, di memutus mata rantai penyaluran Virus Corona atau Covid-19. Aturan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Kepala Jawatan PPKUKM Nomor 402 Tahun 2021 yang ditandatangani oleh Plt Kepala Dinas PPKUKM Andri Yansyah.

Dalam peraturan itu disebutkan pada poin nomor 6, pelaku usaha atau distributor dan pengunjung harus sudah di vaksin Covid-19. Hal ini berlaku bagi distributor kali lima, lapak jajanan atau warteg.

“Intinya pedagang dan tamu harus sudah tervaksin, mampu menunjukan melalui aplikasi JAKI, ” kata Andri kepada merdeka. com, Sabtu (31/7).

Mantan Kadishub DKI Jakarta tersebut menegaskan, peraturan itu wajib ditaati. Meskipun, pedagang atau tamu belum di vaksin ataupun tak punya aplikasi JAKI namun membutuhkan makanan.

“(Wajib vaksin) Iya, banyak cara untuk menunjukan bahwa yang bersangkutan sudah divaksin. Kalau yang terlibat belum divaksin tadi butuh makan kan bisa take away, ” tegasnya

Lebih lanjut ia menyampaikan waktu operasional. Pemprov DKI Jakarta memperbolehkan sibak hingga pukul 20. 00 Wib.

“Pedagang pada Lokbin dan Loksem terkait kegiatan makan/minum di tempat umum (warung makan/warteg, pedagang kaki lima, tempat jajanan) baik yang berharta pada lokasi tersendiri dengan maksimal pengunjung makan di tempat 3 orang dan waktu makan maksimal 20 menit dengan protokol kesehatan tubuh yang ketat, ” tulis SK Dinas PPKUKM. [rhm]

Related Post