Sepanjang 2021, 216 Perkara Pidana Terjadi di Tangerang

Merdeka. com – Kejaksaan Negeri Kota Tangerang memusnahkan ratusan barang bahan dari tindak pidana umum dan narkotika yang berlaku di sepanjang tahun 2021 sejak Januari hingga April 2021.

Kepala Kejari Kota Tangerang, I Dewa Gede Wirajana mengucapkan, barang bukti dari hasil perkara pidana umum itu, merupakan perkara pidana yang telah inkraht atau menyabet vonis dari majelis ketua.

Ada sebesar 216 perkara yang terdiri dari 183 perkara narkotika dan 33 perkara non narkotika seperti pembunuhan, pemerasan, pengerusakan, pencurian dan uang palsu.

“Kami melaksanakan kegiatan rutin pada bidang pidum (pidana umum), terkait pemusnahan barang keterangan narkotika dan non narkotika. Barang bukti itu sebesar 216 perkara mulai Januari hingga April 2021, ” kata Kajari Kota Tangerang, I Dewa Gede Wirajana, Senin (12/4).

Wira menjelaskan, barang bukti itu terdiri dari narkotika jenis sabu, ganja, tembakau gorila, ekstasi, hexymer, telepon selular dari berbagai merek, senjata tajam, senjata suluh rakitan, peluru amunisi, berat elektrik, alat hisap sabu dan pakaian.

Dari pantauan, pelaksanaan pemusnahan sejumlah barang bukti buatan kejahatan itu, dilakukan secara cara dilebur menggunakan pesawat blender.

Selain dibelender, ratusan barang-barang hasil pidana itu dimusnahkan secara cara dibakar dan dilindas mesin traktor yang disaksikan pula oleh Pejabat Kejaksaan Kota Tangerang, Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Polres Metro Tangerang Kota, Polresta Bandara Soetta dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang.

“Pemusnahan barang bukti ini rutin kita lakukan karena merupakan tugas dari kita bersama. Karena kalau tidak kita selesaikan makin menumpuk, ” introduksi Wira

Dia menerangkan, beberapa barang bahan non-narkotika yang dimusnahkan adalah sitaan dari kasus pidana yang melibatkan anak pokok John Kei.

Sementara sejumlah barang masukan narkotika yang dimusnahkan merupakan sitaan dari kasus dengan menjerat anak dari Pengantara Wali Kota Tangerang Sachrudin, yakni AKM.

“Dari barang bukti non-narkotika ada perkara yang menonjol. Perkara John Kei. Kalau dari narkotika, ada kejadian AKM, ” ucap tempat.

Sebelumnya, budak wakil Wali Kota Tangerang AKM, divonis 8 bulan penjara atas perkara pidana kepemilikan narkotika jenis sabu-sabu. [fik]

Related Post