Sepekan Kampanye, Bawaslu Jateng Temukan Pelanggaran di 4 Kabupaten Kota

Sepekan Kampanye, Bawaslu Jateng Temukan Pelanggaran di 4 Kabupaten Kota

Merdeka. com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah menemukan adanya pelanggaran kampanye terbuka dalam Pilkada 2020. Temuan itu terjadi dalam Kebumen, Purbalingga, Kabupaten Pekalongan dan Sukoharjo.

“Bentuk pengingkaran kampanye antara lain melanggar adat kesehatan covid-19, pemasangan alat pesolek kampanye menyalahi aturan, dan manuver di luar jadwal, ” sirih Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Jateng, Sri Wahyu Ananingsih era dikonfirmasi, Jumat (2/10).

Dia mengungkapkan untuk di Kebumen sendiri terdapat laporan adanya pemasangan spanduk bergambar kotak kosong di ruas jalan. Pencopotan spanduk kotak kosong itu sempat ditangani sebab Polda Jateng.

“Untuk penindakannya ada di tangan Satpol PP. Soalnya ada info bahwa lokasi pemasangannya menyalahi Perda, ” jelasnya.

Dalam kegiatan kampanye paslon kepala daerah di Pekalongan, dan Purbalingga diduga menentang ketentuan PKPU Nomor 13 Tarikh 2020 tentang protokol kesehatan. Diketahui, tim relawan paslon kepala wilayah tengah menggelar kampanye dengan total peserta lebih dari 50 karakter. Bahkan di antara mereka ada yang tidak pakai masker.

“Dua kabupaten yang memobilisasi peserta lebih sudah ditangani buat di dalami lebih lanjut. Istimewa untuk di Pekalongan, ada sebanyak APK yang ditertibkan karena gambar yang dipasang hanya satu calon. Tentu ini menyalahi aturan sebab dianggap bisa berpihak pada lengah satu calon, ” ungkapnya.

Untuk pelanggaran kampanye dalam Kabupaten Sukoharjo, ada salah utama paslon melakukan kegiatan kampanye dalam luar jadwal telah ditentukan.

“Pelanggaran kampanye tersebut sudah ditangani Bawaslu kabupaten setempat, ” jelasnya.

Bagi paslon yang melanggar protokol kesehatan, lanjut Ananingsih, sesui ketentuan Pasal 88 d jucnto Pasal 58, 59 dan Pasl 60 Peraturan Persen Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 13/2020 bisa membubarkan kampanye, setelah sebelumnya diberikan peringatan tertulis.

“Bawaslu ketat terhadap protokol kesehatan tubuh, karena menyangkut keselamatan hidup manusia, ” ujarnya.

Pada tim paslon kepala daerah supaya mengurus surat tanda terima pemberitahuan (STTP) di kepolisian agar Bawaslu mendapatkan tembusan saat menggelar kampanye.

“Masih banyak paslon tak disiplin mengurus STTP di kepolisian sehingga Bawaslu kesulitan memantau propaganda karena tidak mendapatkan tembusan STTP, ” tutup Sri Wahyu Ananingsih. [ded]

Related Post

maxresdefault

Tata Bermain LottoTata Bermain Lotto

Lotre adalah jenis lotere yang melibatkan penarikan nomor tertentu secara acak untuk kado tertentu. Meskipun secara umum diterima kalau tidak mungkin membela lotre, beberapa orang2 masih memainkannya olehkarena itu itu