Sidak Puskesmas Situ Udik, Ade Yasin Geram Petugas Suka Karaoke di Jam Kerja

Merdeka. com – Bupati Bogor, Ade Munawaroh Yasin, menentang Puskesmas Situ Udik, Cibungbulang, Kabupaten Bogor, setelah video viral petugas asyik berkaraoke dan menutup pintu jadi pasien tidak bisa memperoleh pelayanan. Ade tampak sejenis geram dengan kelakukan para-para petugas tersebut.

“Hari ini saya melaksanakan inspeksi mendadak (Sidak) ke Pukesmas Situ Udik, Kecamatan Cibungbulang, menegur dan menyampaikan arahan kepada staff Puskesmas yang kedapatan karaoekan pada saat jam kerja. Situasi ini tidak boleh terulang, ” ucap Ade mencuaikan akun instagram @ademunawarohyasin, Minggu (11/7).

Dalam video sidak yang diunggah, terlihat Ade berbincang secara sejumlah pegawai di sana. Dia sempat bertanya siapa yang karaoke seperti terekam dalam video beredar. Di jawab seorang pegawai yang karaoke adalah bidan.

“Jadi jam 10an sudah karaokean yah, real masih ada sisa waktu untuk melayani sisa klub, ” tegur Ade.

Ia menyesalkan peristiwa tersebut. Sebab akibat kealpaan satu dua orang berpengaruh dengan citra buruk terhadap satu institusi.

“Ini kan begini yah bu, hanya 1 orang yang membuat kesalahan tapi semua kena imbasnya belakangan Puskesmas kita dicap ‘oh Puskesmas Bogor begitu’, ” ucap Ade.

ade yasin sidak puskesmas yang gelar karaoke

Ade juga sempat bertanya karena pintu puskesmas telah tutup padahal masih pagi. Dijawab dengan alasan tak ada pasien.

“Harusnya begini, kala ada pasien atau sapa pun apalagi di tanda kerja jangan terus kita santai kan enggak sejenis. ”

Usai menegur petugas Puskesmas, Ade menemui ibu hamil yang terekam dalam video.

Ade memastikan pokok hamil yang terekam di dalam video dalam kondisi tertib. Sementara perekam video disebut dalam kondisi positif Covid-19, dan saat ini sudah dievakuasi ke Wisma Kemang untuk jalani isolasi.

“Ibu nteu tentu (Covid) kan? ” tanya Ade.

“Nteu bu, ” jawab ibu hamil.

Ibu hamil tersebut menjelaskan maksudnya datang ke Puskesmas bukan untuk menyampaikan bahwa dirinya terkonfirmasi reaktif Covid-19 sebagaimana yang tersebar dalam gambar.

“Mau berobat, ” jawab ibu hamil.

Adanya kejadian ini, Ade pun sudah meminta Dinas Kesehatan Enau untuk membenahi pelayanan segenap fasilitas kesehatan agar kelompok mendapatkan pelayanan dengan elok. Serta pelayanan pengobatan mampu diterima masyarakat dengan tenang dan nyaman.

“Saya sudah minta Jawatan Kesehatan untuk membenahi balik pelayanan di seluruh Puskesmas agar masyarakat bisa balik aman dan nyaman zaman berobat dan membutuhkan pengobatan, ” pintanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, bersirkulasi video berdurasi 1 menit 43 detik yang merekam kondisi seorang perempuan mengiakan memiliki hasil rapid antigen reaktif virus. Wanita hamil itu kemudian ingin melaporkan hasil tes sekaligus merekam keadaan Puskesmas.

Namun, petugas laki-laki sejak dalam Puskesmas, meminta rani itu menunggu karena penyajian sedang tutup dengan dalih akan melaksanakan salat Jumat. Sementara dari dalam gedung terdengar suara musik & nyanyian.

Pada video itu juga terekam seorang perempuan mengenakan daster berwarna oranye dalam masa hamil, juga ingin mendapat pelayanan di puskesmas itu dan juga diminta kembali dan kembali lagi esok hari oleh laki-laki aparat puskesmas tersebut.

Kepala Puskesmas Situ Udik, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, drg Lenny Asyita Cahyani, memohon maaf kepada kelompok atas kelakuan anak buahnya itu. [lia]

Related Post