Silih Ejek di Media Sosial, Siswi SMP di Palembang Dikeroyok 3 Temannya

Merdeka. com – Silih ejek di media sosial berujung pengeroyokan terhadap siswi SMP berinisial NA (13) oleh tiga temannya. Mengetahui hal itu, nenek objek mendampinginya untuk melaporkan kasus ini ke polisi .

Kepada petugas, NA bercerita, pengeroyokan itu berawal masa dirinya dijemput terlapor MR (13) di rumahnya dan diajak ke Taman Purbakala Jalan Syahyakirti, Karang Anyar, Gandus, Palembang, Rabu (17/6) sore. Di lokasi sudah lebih dulu dua rekannya yang lain, AL (13) dan MI (13).

Pelapor tidak mendapati niat ketiga temannya itu mengajaknya. Tiba-tiba, dia dikeroyok ketiga terlapor. Rambutnya dijambak, tubuh ditendang serta punggung dipukuli berkali-kali.

“Saya dipukuli oleh mereka, hamba tidak bisa melawan karena sendirian, ” kata pelapor NA era melapor ke SPKT Polrestabes Palembang, Senin (22/6).

Dari pengakuan salah satu terlapor kala itu, dia dituduh mengejek terlapor MR di media sosial. Pelapor mengelak, karena merasa tak melaksanakan tuduhan.

“Saya sejumlah tidak pernah mengejeknya, tapi mereka tidak percaya, saya kembali dikeroyok, ” ujarnya.

Sudah pengeroyokan, pelapor diantar pulang oleh ketiga temannya. Hanya saja, tempat diancam tidak menceritakan kejadian tersebut ke polisi. Beberapa hari kemudian, nenek pelapor mengetahui peristiwa tersebut dan memilih memperkarakan kasus ini.

“Saya diam saja karena takut ancaman itu. Terus nenek saya dilihatin tetangga video pengeroyokan itu, nenek tak terima, ” kata dia.

Kepala SPKT Polrestabes Palembang AKP Heri mengatakan, laporan telah diserahkan ke penyidik Unit Pelestarian Perempuan dan Anak Satreskrim. Kira-kira saksi akan dimintai keterangan tercatat pemanggilan terlapor.

“Laporan ini masuk ke Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan, penyidik sedang memprosesnya, ” kata Heri. [gil]

Related Post