Tabrak PPKM Skala Mikro, 420 Tempat Usaha di Kawasan Diberi Sanksi

Merdeka. com porakporanda Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Praja Medan menjatuhkan sanksi kepada 420 tempat usaha. Mereka kedapatan melanggar pemberlakuan pemisahan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro.

“Sejak patroli PPKM Mikro diberlakukan, tim sudah menjatuhkan bukti administratif kepada 420 wadah usaha di Medan &, 20 tempat usaha antara lain dilakukan penyegelan sementara, ” tegas Wali Kota Kawasan, Bobby Nasution, di Daerah. Demikian dikutip dari Kurun, Rabu (8/7).

Umumnya, tempat usaha dengan mendapat sanksi tegas merupakan lapak nongkrong atau berkerumunan masyarakat pada malam keadaan dengan layanan makan & minum di lokasi meninggalkan pukul 20. 00 WIB.

Pemkot Daerah telah menerbitkan Surat Informasi Wali Kota Medan No. 440/4338 tentang PPKM Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan COVID-19 di Tingkat Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran COVID-19 di Kota Medan tertanggal 23 Juni 2021.

“Kami minta aparat agar tidak tebang seleksi dalam melakukan penindakan tempat usaha melanggar PPKM Mikro. Tapi harus humanis, tetapi tegas, ” ucap Wali Kota.

Pemimpin Bidang Penegakan Hukum & Pendisiplinan Satgas Penanganan COVID-19 Kota Medan, Sofyan, mengutarakan tingkat ketaatan pelaku jalan melaksanakan PPKM Mikro saat ini mulai meningkat.

Patroli gabungan perlindungan PPKM Mikro, tutur tempat, terdiri dari Polrestabes Medan, Polres Pelabuhan Belawan, Kodim 0201/BS dan organisasi unit daerah terkait di dunia Pemkot Medan.

“Tim gabungan ini, selalu didukung satgas kecamatan setempat, ” terang Sofyan yang juga menjabat sebagai Kepala Satuan Petugas Pamong Praja Kota Medan. [lia]

Related Post