Terperangkap Tangan Miliki Sabu, Anggota Polsek Deli Tua Dituntut 4 Tahun Penjara

Terperangkap Tangan Miliki Sabu, Anggota Polsek Deli Tua Dituntut 4 Tahun Penjara

Merdeka. com – Seorang personel Polsek Deli Tua, David Batarius Simangunsong (35) dituntut dengan hukuman penjara selama 4 tahun. Tuntutan itu disampaikan jaksa yang mendakwa pria itu dan temannya Juni Hanase (35), sesama awak Jalan Tangguk Bongkar X, Medan Denai, memiliki narkotika jenis sabu-sabu seberat 0, 1 gram.

Tuntutan dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ramboo Loly Sinurat di hadapan majelis hakim yang diketuai Eliwarti di Ruang Cakra 8 Pengadilan Negeri (PN) Daerah, Kamis (3/12). Menurutnya kedua tersangka telah melakukan perbuatan yang diatur dan diancam dengan Pasal 112 ayat (1) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Meminta majelis hakim yang memeriksa dan mengadili mengenai ini agar menyatakan terdakwa David Batarius Simangunsong dan Juni Hanase terbukti secara sah dan menetapkan bersalah melakukan permufakatan jahat tanpa hak atau melawan hukum mengusulkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika bangsa I. Dua, menghukum masing-masing tersangka dengan pidana penjara selama 4 tahun, ” kata Ramboo.

Selain pidana penjara, JPU juga menuntut agar kedua tersangka juga dibebani denda Rp800 juta. Apabila tidak dibayar, keduanya dijatuhi hukuman kurungan selama 6 bulan.

Seusai mendengarkan syarat JPU, majelis hakim menunda persidangan. Sidang akan dilanjutkan pekan pendahuluan dengan agenda nota pembelaan (pledoi) dari kedua terdakwa.

Berdasarkan dakwaan, perkara ini bermula pada Rabu (1/4) saat aparat Polsek Medan Baru mendapat data mengenai peredaran narkotika di Jalan Denai, Kelurahan Tegal Sari Kawasan, Medan Denai. Penyelidikan dilakukan.

Di lokasi yang dicurigai, petugas menghentikan Juni dan David yang sedang mengendarai 1 unit sepeda motor Honda Vario. Keduanya tidak berkutik setelah petugas menemukan sebungkus plastik klip berisi narkotika jenis sabu seberat 0, 1 rencana di tangan kiri Juni.

David dan Juni mengiakan sabu-sabu yang ditemukan milik mereka berdua. Barang haram itu dibeli seharga Rp70 ribu dari seorang laki-laki bernama Abang (DPO) di Jalan Selam, Tegal Sari Kawasan I, Medan Denai. Keduanya kendati mengaku patungan untuk membeli sabu-sabu. Juni mengeluarkan Rp50 ribu, sedangkan David Rp20 ribu.

Mereka kemudian digelandang ke Mapolrestabes Medan. David pun diketahui sebagai personel Polsek Delitua. [fik]

Related Post