Tetua Adat Pastikan Masyarakat Badui Tertib Protokol Kesehatan

Tetua Adat Pastikan Masyarakat Badui Tertib Protokol Kesehatan

Langgas. com – Masyarakat Badui yang tinggal di pedalaman Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, disiplin menerapkan protokol kesehatan secara memakai masker, menjaga jarak & mencuci tangan guna pencegahan penyaluran Covid-19.

“Kami memperketat wisatawan ke sini, wajib menerapkan protokol Covid-19 dan menjaga kejernihan, ” kata Tetua Adat Badui yang juga Kepala Desa Kanekes Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak Jaro Saija di Lebak, seperti dilansir Antara, Senin (7/9).

Masyarakat Badui lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan karena aturan yang positif untuk pencegahan penyakit menular, terlebih pemerintah daerah menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) Lebak Nomor 28 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasan Baru (AKB). Berdasar aturan itu pelanggar protokol kesehatan diberi hukuman denda mulai Rp150 ribu & pelaku usaha Rp25 juta.

Masyarakat Badui yang berpenduduk agak 11. 600 jiwa had kini mendukung kebijakan protokol kesehatan.

“Semua warga Badui jika keluar daerah wajib mengindahkan masker dan menjaga jarak, ” katanya menjelaskan.

Menurut dia, kawasan Badui hingga kini dilakukan penjagaan agar wisatawan dengan hendak masuk ke tanah benar ulayat Badui mencuci tangan dengan disediakan juga memakai masker serta menjaga jarak.

Penjagaan pemeriksaan itu agar kawasan Badui terbebas dari penyebaran Covid-19. Pokok, manfaat protokol kesehatan luar biasa, karena bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kami minta wisatawan dapat mentaati aturan kesehatan, ” katanya.

Sana (50) seorang warga Badui Dalam mengatakan dirinya bersama tiga rekanya memakai masker tentu cukup berbeda menggunakan masker antara kelompok Badui dan masyarakat luar. Klub Badui memakai masker dengan menguncup kain lomar ke bagian mulut dan hidung untuk pencegahan virus Korona juga berjalan kaki menjaga tenggang.

“Kami cukup peraturan mentaati aturan pemerintah dengan menggunakan masker dan menjaga jarak untuk pencegahan Covid-19, ” katanya.

Sementara itu, Juru Bicara Tugas Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lebak dr Firman Rahmatullah mengapresiasi hingga saat ini daerah Badui masuk zona hijau Covid-19 dan tidak ditemukan warganya dengan terkonfirmasi positif Korona.

“Kami minta warga Badui sanggup memperketat para wisatawan agar kawasan Badui terbebas Korona yang bisa mematikan, ” katanya. [eko]

Related Post